Gibran ‘Jokowi’ Jadi Cawalkot Paling Seksi, Baru 2 Bulan Sudah 3 Kali Dicomblangin

  • Whatsapp
Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka saat bersama politikus muda PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surakarta, Ginda Ferachtriawan.

INDOPOLITIKA.COM- Figur putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, agaknya jadi bakal cawalkot paling ‘seksi’ di ajang pertarungan Pilkada Kota Surakarta 2020.

Baru beberapa bulan eskalasi Pilwalkot Surakarta memanas, Gibran setidaknya sudah ‘dicomblangi’ dengan tiga figur bakal cawalkot.

Baca Juga:

Pertama, sebulan lalu Gibran sempat diwacanakan dengan cucu proklamator Indonesia Soekarno, Paundrakarna oleh Partai Gerindra. Setelah itu, muncul lagi wacana pemasangan Gibran dengan putra Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Didit Prabowo.

Kini terbaru, Gibran dipasangkan dengan politikus muda PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surakarta, Ginda Ferachtriawan. Dimintai komentarnya terkait wacana tersebut, Ginda Ferachtriawan enggan menanggapinya.

“Ah enggak, kalau kaitannya dengan pilkada yang saya komen kan tetap partai,” kata salah satu kerabat Keraton Solo ini saat menemani Gibran mengisi acara seminar bisnis di Kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Selasa (06/11/2019).

Disinggung mengenai kedekatannya dengan Gibran, dikatakannya, tidak lebih karena sesama kader PDIP.

“Saya tetap mengamati beliau (Gibran, red), baru ketemu beberapa kali. Beliau kan kebetulan teman adik saya,” katanya.

Sementara itu, ditanya mengenai calon yang ideal untuk memimpin Kota Solo mendatang, dikatakannya, harus yang paham birokrasi dan pemerintahan.

Seperti diketahui, Gibran ngotot ingin maju sebagai bakal cawalkot dalam Pilkada Kota Surakarta 2020 lewat PDIP. Padahal sebelumnya DPC PDIP Kota Surakarta sudah merekomendasikan Achmad Purnomo dan Teguh Prakoso (Puguh) sebagai calon tunggal.

Achmad Purnomo saat ini masih menjabat sebagai Wakil Walikota Surakarta mendampingi FX Hadi Rudyatmo yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Surakarta.

Kendati begitu, Gibran masih ngotot. Ia potong kompas, melobi langsung Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Hingga kini PDIP masih belum memutuskan siapa bakal calon yang akan diusung di Pilwalkot Surakarta 2020.[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *