Golkar Makin Panas, Bamsoet Sebut Banyak Kader Golkar Dikeluarkan dari Grup WA

  • Whatsapp
Bambang Soesatyo (Ist)

INDOPOLITIKA.COM – Wakil Koordinator Bidang (Wakorbid) Pratama DPP Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang juga salah satu calon ketua umum Partai Golkar angkat bicara soal kondisi menjelang Munas Golkar. Ketua MPR RI ini mengaku suasana internal partai tertua di Indonesia itu makin mencekam dan banyak yang saling sikut.

Mantan Ketua DPR RI ini membeberkan, banyak pihak yang mendukungnya malah digeser dari posisi di Golkar. “Saya salut dan apresiasi pada adik-adik saya, menyelenggarakan hari ini bukan tanpa risiko, saya tahu persis sudah terbilang berapa banyak korban yang gara-gara dukung saya digeser, di-Plt, bahkan di-remove dari grup WA (WhatsApp),” kata Bamsoet di Jakarta, Jumat (15/11/2019).

Muat Lebih

Soal pelarangan untuk keluar Jakarta pun, mantan Ketua Komisi III DPR ini merasa tak mempermasalahkannya. “Kita ikuti saja keputusan partai,” aku Bamsoet.

Lebih lanjut kata Bamsoet, kader Golkar yang mendukungnya hingga detik ini terus mendapat ancaman hingga dipecat. “Rasa-rasanya menghadapi Munas yang tinggal beberapa pekan ini saya serasa mengingat masa-masa jelang reformasi kemarin. Banyak larangan, ancaman pemecatan, dan lain-lain sebagainya,” ucap Bamsoet.

“Kita rasakan hari-hari akhir ini suasana mencekam, saling curiga-mencurigai, saling tekan-menekan, saling sikut-menyikut padahal saya sudah nyatakan saya cooling down dan sampaikan belum memutuskan untuk maju atau tidak. Ini maksudnya agar pendukung saya tidak didzolimi,” sambung dia.

Selain itu, Bamsoet menyebut beberapa anggota DPR Fraksi Golkar yang mendukung dirinya juga mendapat tekanan, pergeseran Komisi, hingga pencopotan dari jabatan pimpinan Komisi.

“Mudah-mudahan 3 minggu ini bisa selesai dan lalui dengan baik dan siapa pun yang jadi ketum Golkar timbul kesadaran memimpin itu merangkul, bukan memukul. Mudah-mudahan pemimpin yang baru dapat beri pencerahan,” tandas Bamsoet.

Dikonfirmasi terpisah, Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus menanggapi santai pernyataan Bamsoet yang menyebut suasana menjelang Munas mencekam. “Yang begitu kan saya harus konfirmasi ke beliau, siapa yang menyikut, siapa yang itu. Tapi namanya orang mau bertarung menjadi ketua kan wajarlah,” kata Lodewijk di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, kemarin.

Lodewijk pun sempat mengumbar kegiatannya bersama Bamsoet. Dia merasa tidak ada masalah dengan Bamsoet. “Yang jelas kemarin saya rapat fraksi dengan beliau, Fraksi MPR, tidak ada tuh yang itu, ya,” tandas Lodewijk.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *