INDOPOLITIKA – Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi PKB, Muhamad Rapiudin Akbar, melalui AKBAR Initiative resmi menggagas tiga program utama sepanjang tahun 2026 yang berfokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Ketiga program tersebut merupakan implementasi dari tata program yang telah dirancang sejak awal tahun. Senin (19/1/2026).

Akbar menjelaskan, tiga program utama yang dijalankan meliputi Kenduri Ramadhan, Beasiswa Tahun Kedua, serta pendirian Rumah Edukasi. Selain itu, AKBAR Initiative juga menghadirkan Podcast bertajuk Inspirasi Daerah sebagai ruang diskusi dan penyebaran gagasan pembangunan.

“Seluruh program ini kami rancang sebagai ikhtiar membangun Kabupaten Tangerang dari sisi kualitas sumber daya manusianya,” ujar Akbar, Senin (19/1/2026).

Program terdekat yang akan diselenggarakan adalah Kenduri Ramadhan, sebuah inisiasi penguatan literasi dan kajian kitab kuning yang akan berlangsung selama 25 hari penuh di bulan Ramadhan. Kegiatan ini mengundang putra-putri terbaik Kabupaten Tangerang dengan kuota peserta sebanyak 40 orang.

Para peserta akan tinggal di asrama dan mengikuti pembelajaran intensif yang disajikan dalam dua tradisi kajian, yakni tematik dan kitab, serta dilengkapi dengan semaan Al-Qur’an. Dalam pelaksanaannya, Kenduri Ramadhan menghadirkan enam pengajar yang merupakan alim dan akademisi lulusan universitas luar negeri.

“Pengajarnya berasal dari berbagai latar belakang pendidikan internasional, seperti Universitas Al Azhar Mesir, Universitas Teheran Iran, Universitas Guangzhou Tiongkok, serta beberapa alumni Timur Tengah. Kami juga melibatkan penulis dan penggiat literasi asal Tangerang, sahabat Subandi Musbah,” jelasnya.

Akbar menambahkan, Kenduri Ramadhan didesain untuk memperkuat kualitas pemahaman agama sekaligus literasi peserta. Seluruh kebutuhan peserta difasilitasi secara penuh, mulai dari kitab, modul pembelajaran, iftar dan sahur, bingkisan Idul Fitri, hingga uang saku.

“Semua fasilitas kami sediakan secara gratis. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menghadirkan pendidikan berkualitas dan inklusif,” tegas Akbar.

Sebagai pendiri AKBAR Initiative, Akbar juga mengajak pimpinan pondok pesantren, ketua organisasi, orang tua, serta masyarakat luas untuk memberikan rekomendasi kepada santri, ustaz, pengurus organisasi, dan putra-putri terbaiknya agar dapat mengikuti program Kenduri Ramadhan.

“Kami membuka kesempatan seluas- luasnya. Silakan direkomendasikan, karena seluruh peserta akan kami fasilitasi tanpa dipungut biaya,” pungkasnya.(Red)

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com