Internasional

Guardian: Rusia Coba Bantu Assange Lari dari Inggris

Pendiri WikiLeaks Julian Assange. (Foto: AFP)

London: Kantor berita Guardian mengklaim mengetahui bahwa sejumlah diplomat Rusia sempat mengadakan pembicaraan rahasia di London tahun lalu dengan orang-orang dekat Julian Assange, untuk membahas apakah mereka dapat membantunya melarikan diri dari Inggris.

Guardian menyebut sebuah rencana tentatif telah dirancang untuk mengeluarkan pendiri WikiLeaks itu dari Kedutaan Besar Ekuador di London dan membawanya pergi dengan kendaraan diplomatik, untuk selanjutnya memasuki negara lain.

Masih dari investigasi Guardian, salah satu dari opsi negara tujuan pelarian Assange adalah Rusia. Di sana, Assange tidak akan menghadapi risiko ekstradisi ke Amerika Serikat. 

Namun rencana itu kemudian menguap begitu saja setelah dianggap terlalu berisiko.

Dalam laporan di situs Guardian, Sabtu 22 September 2018, operasi untuk melarikan Assange dijadwalkan Malam Natal tahun lalu, ucap salah satu sumber.

Rincian rencana melarikan diri Assange samar. Dua sumber yang mengetahui seluk beluk Kedubes Ekuador mengatakan bahwa Fidel Narvaez, orang dekat kepercayaan Assange yang sampai saat ini menjabat sebagai Konsul London di Ekuador, berperan sebagai kontak untuk Moskow.

Diwawancarai Guardian, Narvaez membantah terlibat dalam diskusi dengan Rusia mengenai percobaan melarikan diri Assange.

Keterlibatan pejabat Rusia memunculkan pertanyaan baru mengenai hubungan Assange dengan Kremlin. Editor WikiLeaks itu menjadi tokoh kunci dalam penyelidikan kriminal AS yang sedang berlangsung, terkait dugaan intervensi Rusia dalam pemilihan presiden Negeri Paman Sam 2016.

Robert Mueller, Pengacara Khusus yang melakukan penyelidikan tersebut, mengajukan tuntutan pidana pada Juli lalu terhadap belasan perwira intelijen militer GRU Rusia yang diduga meretas server Partai Demokrat selama kampanye presiden AS. 

Menurut Mueller, WikiLeaks menerbitkan "lebih dari 50.000 dokumen" yang dicuri oleh mata-mata Rusia. Assange membantah menerima surat elektronik yang dicuri dari Rusia.

Terkait dugaan rencana pelarian Assange, pemerintah Ekuador menolak berkomentar. Sementara Kedubes Rusia di London menyebut bahwa "artikel Guardian adalah "contoh dari disinformasi dan berita palsu dari media Inggris."

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close