Parlemen

Guruh Soekarno Putra Lolos Ke Senayan, Priyo Budi Santoso Gagal

Selain PKB yang meloloskan dua calegnya ke Senayan dari Dapil Jatim I (Surabaya, Sidoarjo), PDIP berhasil meloloskan tiga caleg DPR RI. Mereka adalah Guruh Soekarno Putera (84.753 suara), Indah Kurnia (68.497 suara) dan Henky Kurniadi (43.434 suara).

Sementara lima kursi lainnya, dibagi rata masing-masing satu kursi antara Gerindra, Demokrat, PAN, Golkar dan PKS.

Untuk Gerindra direbut Pengusaha Kapal Penyeberangan Bambang Haryo Sukartono yang memperoleh 33.896 suara.

Dia berhasil mengalahkan caleg incumbent Rindoko Dahono Wingit yang hanya mendapat 30.253 suara. Sementara kursi Demokrat diraih mantan Cawali Kota Surabaya, Fandi Utomo dengan 26.335 suara, sekaligus menumbangkan caleg incumbent Lucy Kurniasari yang perolehan suaranya 22.528.

Begitu juga Sungkono, dengan 56.922 suara yang diraih, pengusaha kulit asal Tanggulangin Sidoarjo berhak atas satu kursi untuk PAN sekaligus mengalahkan caleg incumbent Sunartoyo (49.364 suara).

Sementara kursi Golkar diraih Adies Kadir Mapong yang juga Ketua DPD Partai Golkar Surabaya. Dengan 30.090 suara yang diraih, dia berhasil memupus asa caleg incumbent yang juga Wakil Ketua DPR RI, Priyo Budi Santoso (24.376 suara). Berbeda dengan Rindoko, Lucy, Priyo, dan Sunartoyo, caleg incumbent dari PKS Sigit Sosiantomo kembali melenggang ke Gedung Nusantara dengan modal 34.930 suara.

Untuk partai, total suara sah untuk Dapil 1 Jatim sebanyak 2.016.894. Dari jumlah itu, PDIP menjadi pemenang Pemilu dengan meraup suara sah sebanyak 497.347. Disusul PKB 385.629, Gerindra 250.459, Demokrat 201.257, PAN 196.645 suara, Golkar 133.644 suara, dan PKS 102.720 suara. Setelah itu baru PPP dengan 87.293 suara, Hanura 87.069 suara, NasDem 67.451 suara, PBB 15.573 suara, dan terakhir PKPI 6.803 suara. Dengan suara itu, Bilangan Pembagi Pemilih (BPP) untuk 1 kursi DPR RI dari Dapil 1 Jatim adalah 201.689 suara.

Komisioner KPU Kota Surabaya, Edward Dewaruci mengaku, hasil rekapitulasi suara di tingkat KPU Surabaya hampir final, meski masih ada protes dari saksi Partai Hanura karena suaranya berkurang sehingga penandatangan bekas lampiran DB-1 belum selesai.

”Tapi karena protesnya hanya untuk perolehan kursi DPRD Kota Surabaya, maka saya optimistis hasil untuk kursi DPR RI dan DPRD Jatim tidak akan jauh berubah,” tegasnya. (trb/in/pol)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close