H-2 Larangan Mudik, Terminal Bayangan Tangsel Disesaki Pemudik

  • Whatsapp
Sejumlah warga yang hendak mudik memadati terminal bayangan Cimanggis, Tangsel sebelum larangan mudik diberlakukan.

INDOPOLITIKA.COM – Ratusan pemudik mulai menyerbu terminal bayangan Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan sebelum pemberlakuan tanggal ‘haram’ mudik 6 Mei mendatang.

Setiap siang hingga petang, pemudik dengan tas besar dan kardus yang terbungkus erat, nampak ramai di sudut terminal, menunggu bus gilirannya. Sementara, para agen Perusahaan Otobus (PO) juga tetap setia menanti penumpang lainnya.

Berita Lainnya

Menurut keterangan agen PO Simpati Star, Zentrum, Madu Kismo dan Sumber Jaya, Rio, geliat mudik sudah terjadi sejak akhir April 2021 atau ketika tanggal gajian para pegawai.

Menurut Rio, para pemudik memang sengaja memilih tanggal pulang antara akhir April dan awal Mei itu. Selain karena tanggal gajian, para pemudik juga menghindari tanggal terlarang mudik, yakni 6-17 Mei 2021 seperti yang dicanangkan pemerintah.

Rio memperkirakan, penumpangnya akan kembali membeludak pada tanggal 5 April 2021, tepat sebelum ‘tanggal terlarang’ itu. “Puncaknya mungkin besok tanggal lima, karena kan tanggal enamnya enggak boleh tuh, jadi pas hari terakhir,” ungkap Rio dilansir dari RRI, Selasa (4/5/2021).

Dia menyebutkan, geliat mudik tersebut membuat para pengusaha PO bersyukur. Pasalnya, di tengah pandemi Covid-19, PO masih bisa meraup pundi-pundi rejeki, walaupun belum maksimal.

Koordinator Lapangan PO Sinar Jaya, Dani alias Tosun, menambahkan, jika dibandingkan tahun 2020, musim mudik kali ini terhitung lumayan karena PO panen penumpang.

Tosun memberi gambaran, jika masa sebelum pandemi Covid-19, Sinar Jaya bisa mendapat 54 penumpang per satu bus alias 100% terisi.

Pada 2020, ketika pandemi Covid-19 tengah mengganas, Sinar Jaya hanya mendapat 10% penumpang saat musim lebaran.

Sedangkan kali ini, pada 2021, jumlah penumpang mencapai 60%. “Ada peningkatan tapi sedikit, enggak signifikan,” ujar Tosun.

Tosun menduga, meski larangan mudik tahun ini tidak seketat tahun sebelumnya, namun pemudik masih belum sepenuhnya mau memilih moda transportasi bus. Lebih banyak pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor.

Selain ongkosnya lebih murah, pemudik motor bisa melewati rute jalan tikus sehingga bisa lolos dari penyekatan aparat. “Masih jauh, kemungkinan sih banyak yang pakai kendaraan pribadi. Naik motor karena kan lebih murah dan jalannya bisa bebas ya,” ucapnya. [asa]

 

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *