Nasional

Habib Rizieq Ragukan Keislaman Prabowo

DPP Partai Bulan Bintang mengklarifikasi pernyataan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab yang menuding Ketum PBB, Yusril Ihza Mahendra berbohong soal percakapan tentang keislaman Prabowo.

Kabid Pilpres DPP PBB, Sukmo Harsono mengatakan, penyataan Yusril benar adanya.

“Melalui konpers ini saya ingin menegaskan bahwa Prof Yusril mengatakan yang sebenar-benarnya. Saya membawa alat bukti bahwa telah terjadi percakapan dan perbincangan antara Prof Yusril dan Habib Rizieq yang meragukan keislaman salah satu paslon,” ujar Sukmo di Hotel Cipta, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (3/4).

Memiliki berbagai bukti percakapan antara Yusril dengan Habib Rizieq, ia pun berbalik menuding pernyataan Habib Rizieq yang disiarkan di Front TV mengada-ada.

Dalam tayangan yang diunggah di Youtube, Rizieq menyebut pernyataan Yusril yang mengungkap percakapan soal keislaman Prabowo tidak benar.

“Maka clear yang melakukan kebohongan bukan Prof Yusril tetapi yang melakukan pendustaan adalah yang menyatakan bahwa Prof Yusril sudah berbohong,” tegasnya.

Tak cukup sampai di situ, ia juga sempat memperlihatkan beberapa bukti print out percakapan antara Habib Rizieq dan Yusril.

“Ini adalah alat bukti berupa print out percakapan antara Prof Yusril dengan Habib dilakukan sebelum penetapan Capres ketika masih dalam diskusi untuk menentukan kira-kira dukungan akan diberikan kepada paslon yang mana,” imbuh Sukmo sambil menunjukkan lembaran print out kepada awak media.

Adapun, isi chat antara Yusril dengan HRS yang diklaimnya itu adalah bukti bahwa telah terjadi percakapan antara keduanya terkait HRS yang disebut telah meragukan keislaman Capres nomor urut 02 itu.

“Aslm. Ya. Kita memang sangat ‘dilematis’. Di satu sisi umat ingin ganti presiden karena berbagai alasan yang sangat mendasar, dan alasannya PS tidak didampingi ulama. Dukungan Ijtima Ulama untuk Cawapres Ulama justru karena kita tahu PS lemah tentang Islam dan lingkarannya pun masih banyak yang islamphobia,” tutur Sukmo menirukan chat HRS.

Bahkan, nama presiden ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun disebut-sebut dalam chat yang menurut Sukmo adalah chat antara HRS dan Yusril.

“Apalagi PS sudah terjebak dengan SBY yang sedang propaganda melawan politik Islam yang disebutnya sebagai politik integritas beraroma SARA, dan ini juga salah satu sebab kandasnya Cawapres Ulama,” kata Sukmo membacakan chat HRS kepada Yusril.

“Itulah sebagai hak jawab kami atas tuduhan yang diberikan teehadap Prof Yusril,” demikian Sukmo. (rm)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close