Hai Pansel! LHKPN Penting, Jangan Abai Dong

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA- Peneliti Pusat Studi Konsitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas, Feri Amsari menyayangkan adanya pengabaian dari panitia seleksi terkait ketaatan pelaporan harta kekayaan bagi para calon pimpinan KPK.

“LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) merupakan satu-satunya alat deteksi bagi penyelenggara negara dalam menjalankan tugasnya apakah menyalahgunakan kewenangan atau tidak. Dan aneh jika dalam seleksi capim KPK pansel mengabaikan itu,” ujarnnya saat dihubungi indopolitika.com pada Senin (26/8/2019).

Baca Juga:

Lebih lanjut, dijelaskan Feri, berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara Yang Bersih Dan Bebas Dari Korupsi, Kolusi Dan Nepotisme pasal 5 point 3 yang mewajibkan seluruh pejabat negara melaporkan harta kekayaanya sebelum dan sesudah menjabat.

Kendati menyayangkan sikap pansel yang mengabaikan LHKPN, namun PUSaKO masih optimistis dari sekian nama yang lolos seleksi masih ada yang berintegritas. Meski laporan harta kekayaannya bolong-bolong atau bahkan tidak melaporkan sama sekali.

Dia mengibaratkan seperti halnya syarat sahnya salat. Harus berwudu terlebih dulu baru salat. Bukan sebaliknya.

“Jadi LHKPN itu penting bagi capim KPK. Jangan pas saat menjabat LHKPN bermasalah lalu dibatalkan, maka pansel akan dipertanyakan publik,” tegasnya.[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *