Hakim PN Medan Dibunuh, Polisi Periksa Belasan Berkas Perkara Yang Ditangani

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Polisi masih mengusut insiden pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri Medan, Jamaludin. Dia ditemukan tewas di dalam mobil miliknya di area kebun sawit Desa Suka Rame, Kutalimbaru, Deliserdang, Sumatera Utara, Jumat (29/11/2019).

Terkait hal ini, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigadir Jenderal Argo Yuwono, di Mabes Polri, Selasa (3/12/2019) mengatakan, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, akan dibawa ke pusat laboratorium Polri. “Dalam pencarian petunjuk ini, polisi akan periksa Closed Circuit Television (CCTV), dan bukti lainnya,” kata Argo.

Bacaan Lainnya

Selain memeriksa TKP, polisi juga telah memeriksa sebanyak 18 orang saksi. “Ada 18 orang saksi yang diperiksa. Mereka adalah orang yang melihat dan mendengar insiden pembunuhan itu,” kata Argo.

Saat ditanya apakah pembunuhan itu terkait perkara yang ditangani oleh Jamaludin, Argo menyebut, polisi akan memeriksa berkas perkara yang ditanganinnya. “Nanti berkaitan atau tidak dengan perkara yang ditangani akan dilihat bagaimana perkembangannya,” tandas Argo

Dalam pemberitaan Validnews, hari ini, ruang hakim Jamaluddin, diperiksa. Para pimpinan PN Medan, melakukan pemeriksaan tertutup terhadap ruang kerja Hakim PN Medan yang tewas diduga dibunuh itu.

Ketua PN Medan Sutio Jumagi Akhirno, Wakil Ketua PN Medan Abdul Aziz, Ketua Panitera Teni Martin, dan sejumlah staf lainnya melakukan pemeriksaan sejak 11.30 WIB. Dua petugas Satuan Pengamanan (Satpam) tampak berjaga di depan ruangan hakim ini, menjaga pemeriksaan tertutup. Berkas-berkas perkara yang ditangani, menjadi pokok pemeriksaan.

“Hanya memeriksa berkas-berkas peninggalan beliau. Nantikan mau diganti majelisnya, karena berkas perkara kan harus tetap berjalan,” kata Wakil Ketua PN Medan Abdul Aziz. Dari hasil pemeriksaan, katanya, sebanyak 17 berkas perkara yang akan diserahkan dan ditangani oleh hakim PN Medan lainnya. “Ada sekitar 16 sampai 17 berkas, itu harus dirunutkan perkara-perkara yang ditangani beliau. Karena beliau meninggal dunia, akan diganti oleh hakim yang lain,” ujarnya.

Sebelumnya, jenazah hakim Jamaluddin ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sebuah jurang di Dusun II Namo Rindang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Jumat siang.[asa]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *