INDOPOLITIKA – Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil siap mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB.

Karena itu, Ridwan Kamil mengaku senang akhirnya dipanggil KPK untuk diperiksa dalam kasus tersebut.

“Saya sebenarnya senang karena ini saya tunggu-tunggu untuk memberikan klarifikasi,” ujar RK di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (2/12/2025).

“Tanpa klarifikasi kan persepsinya liar lah, kira-kira begitu, dan dapat merugikan,” sambungnya.

RK mengatakan sudah menanti panggilan pemeriksaan ini. Sebab, ia bisa memberikan klarifikasi atas yang selama ini dituduhkan.

RK berharap bisa memberikan informasi sebanyak-banyaknya kepada penyidik terkait dugaan korupsi yang tengah diusut KPK.

“Intinya saya siap dan mendukung KPK memberikan informasi seluas-luasnya terkait apa yang menjadi perkara di BJB,” kata RK.

RK tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 10.42 WIB. Dia tampak mengenakan batik biru dibalut dengan jaket biru.

Didampingi oleh sejumlah tim kuasa hukumnya, Ridwan Kamil mengaku kehadirannya ini sebagai bentuk akuntabilitas sebagai mantan pejabat publik.

Dalam perkara dugaan korupsi Bank BJB itu, penyidik KPK telah menetapkan lima orang tersangka pada 13 Maret 2025, yakni Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi (YR) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank BJB Widi Hartoto (WH).

Selain itu, Pengendali Agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri Ikin Asikin Dulmanan (IAD), Pengendali Agensi BSC Advertising dan Wahana Semesta Bandung Ekspress Suhendrik (SUH), dan Pengendali Agensi Cipta Karya Sukses Bersama Sophan Jaya Kusuma (SJK).

Penyidik KPK memperkirakan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi di Bank BJB tersebut sekitar Rp222 miliar.

Pada 10 Maret 2025, KPK menggeledah rumah Ridwan Kamil terkait penyidikan kasus dugaan korupsi di Bank BJB dan turut menyita sepeda motor hingga mobil dari penggeledahan tersebut. (Red)

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com