Daerah

Hari Aksara Internasional 2018, Abdul Basyid Has Ajak Semua Pihak Tingkatkan Budaya Literasi

Batam – Hari Aksara Internasional (HAI) diperingati setiap tanggal 8 September. Dalam rangka memperingati hari tersebut, tokoh inovatif pendidikan Kepulauan Riau (Kepri) Abdul Basyid Has berharap, peringatan ini sebagai momentum meningkatkan semangat untuk menuntaskan buta aksara di daerah, khususnya di Provinsi Kepri.

“Peringatan Hari Aksara ini harus menjadi refleksi semua pihak, khususnya pemerintah daerah untuk menuntaskan problem buta aksara di daerah,” demikian disampaikan Basyid saat dimintai keterangan media perihal peringatan HAI 2018, di Kota Batam, Sabtu (8/9).

Selain itu, Calon Anggota DPR RI periode 2019-2024 ini meminta semua pihak untuk peduli terhadap problem buta aksara. Melalui peningkatan budaya literasi, menurut Basyid, diharapkan memberikan dampak positif terhadap minat baca masyarakat mulai dari kota sampai pelosok desa bahkan pulau terpencil.

“Momen untuk menggalakkan minat baca ini bukan hanya buat masyarakat yang berstatus pelajar, tapi masyarakat dengan semua usia. Maka diperlukan sarana yang tepat untuk menfasilitasi mereka agar mau belajar,” tegas Basyid.

Untuk Provinsi Kepri, Basyid menyatakan, ke depan dirinya akan memperjuangkan tersedianya Perpustakaan Desa (PerpusDes) atau Perpustakaan Kelurahan (PerpusKel). Selain itu, dirinya juga menginisiasi adanya taman baca disetiap sudut kota atau ruang publik terbuka.

“Ini menjadi salah satu sarana agar masyarakat mau membaca sebagai upaya peningkatkan budaya literasi di manapun mereka barada,” ujar Basyid yang maju di Dapil Kepri dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Keberadaan letak geografis Provinsi Kepri yang berpulau-pulau, sambung Basyid, harus diberikan akses untuk kemudahan masyarakat dalam mengembangkan minat baca dan budaya literasi.

“Misalnya masyarakat yang tinggal di pelosok desa atau pulau terpencil harus diberikan sarana tersendiri. Ini bagian dari perhatian pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat akan budaya literasi,” tandas Basyid.

Hari Aksara Internasional telah ditetapkan untuk diperingati pada tanggal 8 September melalui Konferensi UNESCO pada tanggal 26 Oktober 1966. Sejak penyelenggaraan HAI pertama pada tahun 1966, peringatan HAI terus dilakukan oleh dunia setiap tahun sebagai wujud memajukan agenda keaksaraan di tingkat global, regional, dan nasional. (Ind)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close