Hari Kebangkitan Nasional dan Spirit Kebangkitan Santri Milenial Membongkar Kebohongan Parasit Bangsa

Perselisihan internal itu juga terjadi akibat dari adanya ketidakpuasan kalangan tentara atas kebijakan Perdana Mentri, Mohamamd Hatta yang menerapkan kebijakan re-ra (reorganisasi dan rasionalisasi) perangkat pemerintah termasuk tentara yang harus menerima penurunan kepangkatan yang kemudian banyak tentara yang menolak kebijakan re-ra.

Tantangan perpecahan bangsa ini dicoba oleh Soekarno untuk dipersatukan dengan memantik alam bawah sadar bangsa bahwa kita pernah menemukan spirit kebersamaan pada 20 Mei tahun 1908 yang dinisisiasi oleh Wahidin Soedirohusodo, Dr Soetomo, Soeradji Tirtonegoro, Goenawan Mangoenkoesoemo,dan lain-lain.

Membangkitkan kebersaman dan memupuk nasionalisme untuk meawan penjajah demi memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Kini menjelang perhelatan politik 2024, banyak politisi menggunakan aksi politik hanya sebagai ekspresi demokrasi sebagai alat meraih kekuasaan. Tidak aware terhadap tindakannya yang berpotensi mengakibatkan perpecahan.

Politisi parasit telah menciptakan polarisasi dan keterbelahan masyarakat pasca dua pemilu 2014, 2019 termasuk pada peristiwa kampanye pemilihan gubernur DKI tahun 2017. Proses politik yang mengundang keperihatinan tinggi akan nasib keutuhan bangsa.


Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.