Harta Bupati Bengkayang yang Di-OTT KPK Sebesar Rp 3 Miliar

  • Whatsapp
Bupati Bengkayang Suryadman Gidot

INDOPOLITIKA – Bupati Bengkayang Suryadman Gidot terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa (3/9) bersama 4 orang lain termasuk Sekda Bengkayang Obaja dan Kepala Dinas PUPR Bengkayang Aleksius.

Penangkapan Suryadman diduga berkaitan dengan suap proyek di Kabupaten Bengkayang. Dalam OTT itu, KPK juga menyita uang sejumlah ratusan juta Rupiah.

Baca Juga:

Sebagai seorang Bupati yang menjabat dua periode yakni 2010-2015 dan 2016-2021, Suryadman termasuk penyelenggara negara yang wajib lapor harta kekayaan (LHKPN) ke KPK.

Berdasarkan LHKPN yang diakses kumparan di laman elhkpn.kpk.go.id, Suryadman tercatat memiliki total harta senilai Rp 3.091.057.921 -sudah dikurangi utang- dalam laporan tertanggal 29 Maret 2019.

Rincian harta Suryadman terdiri dari tanah dan bangunan yang tersebar di Bengkayang senilai Rp 1.678.500.000.

Selain itu, Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Barat tersebut memiliki harta bergerak senilai Rp 204.500.000 dengan rincian dua unit mobil dan satu unit motor.

Harta Suryadman yang lain yakni berupa kas dan setara kas senilai Rp 1.581.893.111, harta bergerak lainnya senilai Rp 47.267.000, dan harta lainnya senilai Rp 485.678.142. Ia juga memiliki utang Rp 906.780.332.

Saat ini Suryadman tengah diperiksa intensif di Gedung Merah Putih KPK. Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan pihaknya akan mengumumkan status hukum Suryadman dan pihak lainnya dalam konferensi pers hari ini.

“Hasil OTT ini akan diumumkan melalui konferensi pers sore ini di KPK,” ucap Febri.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *