INDOPOLITIKA.COM – Pemilihan anggota DPRD Banten daerah pemilihan (dapil) Kota Tangsel, makin semarak. Perjuangan para mantan, baik mantan pejabat maupun mantan pimpinan DPRD Tangsel mulai terlihat hasilnya.  

Para mantan dewan atau pejabat yang bersaing memperebutkan kursi DPRD Banten edisi kali ini antara lain mantan Sekda Kota Tangsel Dudung E Diredja (Golkar) dan mantan pimpinan DPRD Tangsel Ruhamaben. Keduanya juga mantan petinggi BUMD Tangsel PT PITS.

Khusus Ruhamaben, politisi PKS ini juga merupakan mantan calon wakil Wali Kota Tangsel pada Pilkada lalu. Ia saat itu berpasangan dengan Siti Nur Azizah.

Kemudian, ada juga mantan pimpinan DPRD Tangsel lainya Syiihabuddin Hasyim. Ada juga mantan anggota DPRD Tangsel dari Demokrat Rommy Adhie Santoso dan Hery Sumardi. Dari Gerindra ada Yudi Budi Wibowo, 4.124 dan Zaid Elhabib. 

Iwan Rahayu (PDIP) yang saat ini masih menjabat Wakil Ketua DPRD Tangsel juga mencoba peruntungan maju ke DPRD Banten.  

Bagaimana perolehan suara para mantan ini memperebutkan 11 kursi DPRD Banten?  

Berdasarkan hasil hitung suara real count seperti dilihat di situs pemilu2024.go.id, Kamis (22/2/2024), data 1.703 dari 3.824 TPS atau 44.53 persen, suara mantan ini ada yang melejit tapi ada juga yang kurang.  

PKS jadi partai yang unggul sementara di dapil Tangsel dengan 17,79 persen. Disusul Golkar (17,58 persen) dan PDIP (15,32 persen).  

Mantan Sekda Tangsel Dudung E Diredra dari partai Golkar baru mengumpulkan 2.185 suara. Tertinggal jauh dari caleg nomor urut 1 maupun dari mantan pimpinan DPRD Tangsel Syihabuddin.  

Begitu juga dengan perolehan suara mantan pimpinan dewan yang juga mantan calon Wakil Wali Kota Tangsel Ruhamaben.

Ia sementara ini kalah saing dengan Andi Cut Muthia diurutan dua suara terbanyak dibawah Budi Prajogo. Ruhamaben baru mengumpulkan 2.091 suara.  

Berikut perolehan suara partai dan caleg DPRD Banten Dapil Tangsel: 

  • PKB: 8.596 suara (M. Aly Taufiq-3.988)
  • Gerindra: 13.407 suara (Yudi Budi Wibowo-4.124 suara dan Zaid Elhabib – 2.332 suara)
  • PDIP: 18.798 suara (Iwan Rahayu-4.437 suara, Toha, 2.746 suara)
  • Golkar: 21.563 suara (Ananda Trianh Salichan-7.380 suara, Syihabuddin Hasyim-2.475 suara)
  • NasDem: 5.013 suara (Agus Maulana-773 suara)
  • PKS: 21.820 suara (Budi Prajogo-5.419 suara dan Andi Cut Muthia-2.418 suara)
  • PAN: 5.480 suara (Asropi Setiawan-2.254 suara)
  • Demokrat: 7.632 suara (Rommy Adhie Santoso-3.483 suara)
  • PSI: 10.490 suara (Maretta Dian Arthanti-2.139 suara)
  • PPP: 2.715 suara (Maryono-654 suara). [Red]

 

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com