Hasil Otopsi WNI yang Tenggelam di Jerman Belum Dirilis

  • Whatsapp
Ilustrasi oleh Medcom

Berlin: Kabar mengenai meninggalnya seorang warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Jerman 8 Agustus lalu, ditindaklanjuti oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Frankfurt.
 
Baca juga: Seorang WNI Dilaporkan Tewas Tenggelam di Jerman.
 
Korban yang dikenal dengan inisial 'SPDP' ini tenggelam saat berenang di Danau Trebgas, Badesse, Bayreuth, Bavaria, Jerman. Pihak KJRI pun telah menemui pihak kepolisian setempat.
 
"Pada 10 Agustus 2018 dan 11 Agustus 2018, KJRI Frankfurt telah melakukan kunjungan ke kota Bayreuth dan menemui pihak Kepolisian dan aparat lokal sertamelakukan koordinasi dengan Kantor Catatan Sipil setempat untuk memperlancar proses penerbitan surat kematian," pernyataan pihak KJRI,
 
"Selanjutnya, KJRI Frankfurt mengunjungi apartemen SPDP dan menemui petugas apartemen untuk mendapatkan segala dokumen yang diperlukan guna pengurusan surat kematian," imbuh pernyataan tersebut.
 
Disebutkan, korban ini tenggelam pada Rabu 8 Agustus sekitar pukul 13.30 siang waktu setempat. Sementara jenazahnya ditemukan 9 Agustus 2018, sore hari waktu setempat. Namun belum diketahui penyebab tenggelamnya korban tersebut.
 
Sesuai ketentuan di Jerman, untuk jenazah yang meninggal selain di rumah sakit atau
di rumah, maka perlu dilakukan proses otopsi terlebih dahulu sebelum jenazah
dikuburkan. Penanganan jenazah saat ini masih berada dalam otoritas Pemerintah Jerman.
 
Otopsi pun sudah dilakukan oleh otoritas setempat pada Senin 13 Agustus 2018. Selanjutnya, KJRI Frankfurt tengah menunggu hasil otopsi dimaksud.
 
Hingga saat ini KJRI Frankfurt terus berkoordinasi dengan otoritas Jerman, seperti pihak Kepolisian, Kantor Catatan Sipil, dan rumah duka. KJRI Frankfurt juga telah berkoordinasi dengan Direktorat Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI perihal proses pemulangan jenazah kepada pihak keluarga di Indonesia. Selanjutnya, pemulangan jenazah termasuk dalam hal pembiayaan pemulangan jenazah akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
 
Baca juga: Kronologis Tenggelamnya WNI di Danau Trebgas, Jerman.
 
Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemenlu RI Lalu Muhammad Iqbal menyatakan bahwa pihaknya sangat prihatin dengan kejadian ini. Pihaknya juga merasakan kesedihan pihak keluarga.
 
"Kami Pastikan akan bantu keluarga sesuai kebutuhannya. Kalau keluarga mampu biayai pemulangan, kami akan bantu seluruh aspek administratifnya, termasuk penanganan di bandara. Tapi kalau keluarga tidak mampu biayai pemulangan, tentu kami akan bantu membiayai pemulangannya," tutur Iqbal.
 
"Percayalah, perwakilan kita di Jerman pasti akan lakukan yang terbaik," jelasnya.
 
Terkait dengan beberapa kejadian yang menimpa WNI, KJRI Frankfurt mengimbau agar seluruh WNI dan mahasiswa Indonesia di di wilayah kerja KJRI Frankfurt agar dapat meningkatkan kewaspadaan dan menjaga diri ketika berada di tempat umum.
 
WNI juga diharapkan bisa mematuhi himbauan pihak keamanan dan aparat setempat dalam setiap kesempatan. Selain itu mereka juga harus memantau keberadaan anggota keluarga dan selalu waspada terhadap keamanan pribadi dan anggota keluarga.
 
KJRI meminta agara WNI selalu membawa identitas diri pada saat bepergian. Jika memerlukan bantuan darurat, dapat menghubungi KJRI Frankfurt dengan alamat kontak: Zeppelinallee 23, 60325 Frankfurt am Main Hotline +491624129044.

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *