HD Resmikan Kampung Qur’an Juara dan Beri Insentif Rp 1,2 Juta ke 1500 Guru Ngaji Muara Enim

HD Resmikan 35 Kampung Qur'an Juara di Muara Enim/ist

INDOPOLITIKA.COM – Gubernur Sumsel Herman Deru meresmikan Kampung Qur’an Juara dan 1500 TPA Tahfidz, di Desa Menanti, Kecamatan Kelekar, Kabupaten Muara Enim.

Kampung Qur’an ini diinisiasi DPW Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Sumsel. Di Kampung Qur’an Juara diberikan 1 Al-Qur’an untuk 1 rumah agar masyarakat semakin giat membaca Al-Qur’an.

Kemudian untuk TPA Tahfidz dilakukan pembangunan sarana belajar dan mengajar serta meghadirkan guru ngaji terbaik dari berbagai daerah.

Pada kesempatan ini, HD juga memberikan Insentif kepada 1500 guru ngaji dengan nominal masing-masing Rp1,2 Juta.

Kemudian, HD juga menyerahkan bantuan alat kebersihan untuk 500 masjid dan wakaf 1500 Qur’an untuk diserahkan kepada kampung Qur’an yang ada di Sumsel.

HD menyampaikan apresiasinya kepada BKPRMI Sumsel yang telah melaksanakan berbagai program kegiatan BKPRMI Sumsel yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Di seluruh Indonesia ada berbagai BKPRMI namun saya yakin yang paling aktif adalah BKPRMI Sumsel. Jujur saja saya merasa sangat terbantu sejak Ketua Umum DPW BKPRMI Sumsel, Firdaus menjabat,” ungkap HD.

Sementara itu, Ketua Umum DPW BKPRMI Sumsel, Firdaus, mengatakan sejak dua tahun lalu  Gubernur Sumsel Herman Deru melaunching  kegiatan grebek masjid untuk mengajak masyarakat memakmurkan masjid dan sampai saat ini sudah 500 masjid digrebek  BKPRMI Sumsel.

BKPRMI Sumsel, juga melakukan standarisasi para guru ngaji dengan berkeliling ke seluruh kabupaten/kota di Sumsel. Sampai saat ini sudah ada 1.000 lebih dari 25.000 yang terdaftar sudah dilakukan standarisasi.

“Hari ini juga dilakukan program lainnya seperti Sakinah Center dan Khitanan masal serta yang lainnya,” ungkapnya. [Red]

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *