Heboh Perselingkuhan di Polda Metro Jaya: Oknum Polisi Dipecat, Polwan Dimutasi

INDOPOLITIKA.COM – Beberapa hari ini, pengguna media sosial dihebohkan dengan kabar perselingkuhan yang menyeret oknum polisi dan polwan yang sama-sama bertugas di Polda Metro Jaya.

Dalam narasi yang viral di media sosial, kisah itu disebut-sebut sebagai “Layangan Putus versi Polda Metro Jaya”.

Kisah itu pun ramai diperbincangkan oleh warganet, khususnya di platform Tiktok dan Twitter hingga Instagram.

Kisah perselingkuhan itu diungkap oleh seorang wanita berinisial IF melalui akun TikTik pribadinya @DateWith.

Dalam narasi yang ditulis IF di akun media sosialnya, dia mengungkapkan bahwa sang suami Briptu A selingkuh dengan rekan kerjanya seorang polwan Bripda RPH. Bahkan sudah melakukan hubungan intim sebanyak tiga kali.

Briptu A Dipecat, Bripda RPH Dimutasi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan membenarkan adanya kabar perselingkuhan tersebut.

Dia mengatakan bahwa kasus ‘layangan putus versi Polda Metro’ ini sudah lama diselesaikan di Propam Polda Metro Jaya.

“Itu sebenarnya kasus lama, itu sudah ditangani Polda Metro Jaya. Dua-duanya sudah ditindak baik sidang disiplin maupun kode etik terhadap kedua orang itu,” ujar Zulpan kepada wartawan, Senin (23/5/2022).

Briptu A yang diketahui sebagai anggota Ditlantas Polda Metro Jaya, dikenai sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Sementara Bripda RPH dihukum demosi berupa mutasi ke Bidang Pelayanan Markas atau Yanma.

“Yang Briptu A itu sudah di-PTDH, kalau yang perempuannya itu juga sudah disidang, dihukum demosi ke Yanma,” ujar Zulpan.

“Hukuman untuk Bripda RPH itu demosi atau down grade, dipindahkan ke Bintara Yanma Polda Metro,” lanjutnya.

Disinggung alasan pemberian hukuman terhadap Briptu A dan Bripka RPH ini berbeda, Zulpan mengatakan hal itu sepenuhnya kewenangan Propam.

“Itu kewenangan Propam yang memutus. Intinya kasus itu sudah ada vonis sidang etik Propam,” pungkas Zulpan.[fed]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.