Heboh Tulisan Indonesia di Toilet Jepang, Tak Boleh Cuci Kaki di Wastafel

  • Whatsapp
Tulisan berbahasa Indonesia di toilet jepang

INDOPOLITIKA.COM – Media sosial dihebohkan dengan unggahan @imanlagi di Twitter, Sabtu (8/2/2020) lalu. @imanlagi mengunggah tulisan berbahasa Indonesia di sebuh toilet di Jepang.

Hingga Rabu (12/02/2020) pukul 11.30 WIB, unggahan tersebut sudah disukai 13.000 kali dan dibagikan 7.600 kali. Dalam unggahannya @imanlagi menulis cuitan sebagai berikut:

Bacaan Lainnya

“Di salah satu objek wisata di Jepang, ada toilet yg ada tulisan gini. Ngga ada versi bahasa lain.”

Saat dikonfirmasi terkait twit tersebut, Iman Sjafei (31) pemilik akun @imanlagi itu mengaku unggahan soal tulisan berbahasa Indonesia yang disebut berada di sebuah toilet Jepang tersebut benar merupakan unggahan pribadinya.

Gambar itu didapatkannya sendiri. “Motret sendiri,” ujarnya dilansir Kompas.com, Rabu (12/2/2020).

Gambar tersebut didapatkannya sewaktu ia bersama keluarga tengah berlibur ke Jepang, tepatnya di Iyashi No Sato, Yamanashi.

Iyashi No Sato, imbuhnya merupakan sebuah desa wisata yang terletak di sisi barat tepi Danau Saiko. Desa itu termasuk desa tradisional paling terkenal di Jepang selain Shirakawago dan Boso no Mura.

Di Iyashi No Sato ada bangunan tradisional Jepang, persewaan baju adat Jepang zaman dulu, museum, galeri, toko, workshop, dan lain-lain.

Iman mengaku mengunjungi tempat itu pada Sabtu, 8 Februari 2020 silam.

Saat hendak buang air kecil, dirinya mengaku kaget lantaran melihat ada tulisan berbahasa Indonesia menempel di toilet yang dimasukinya.

Dia meyakini tulisan yang menempel di dinding toilet tersebut berbahasa Indonesia, bukan bahasa Melayu seperti yang disangka para pengikutnya di Twitter.

“Indonesia itu. Cek dan bedain saja bahasa-bahasa baku Malaysia,” katanya.

Tak berhenti di situ saja, dia sempat menanyakan kepada pengelola tempat tersebut untuk memastikan mengapa ada tulisan tersebut.

“Waktu itu saja juga tanya. Katanya (pengelola) banyak yang wudu di sana,” ungkapnya.

Pria kelahiran Jakarta itu mengatakan tulisan itu hanya ada di toilet itu. Dia tidak menemukan di tempat lain selama traveling di Jepang.

Sebenarnya dia tidak ingin mengomentari adanya tulisan tersebut. Namun dia mencoba sedikit mengutarakan pendapatnya.

“Tapi ya apapun itu, mereka bikin rules, berarti sudah ada yang merasa enggak nyaman,” imbuh dia.

Saat berita ini diturunkan, Iman masih berada di Jepang dan dia mengatakan baru akan kembali ke Indonesia pada 15 Februari nanti.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *