Heboh…Oknum Ustadz Singgung Alm Gus Dur Dengan Kata Tidak Pantas

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Setelah beberapa lama berjuang dari penyakitnya, ustadz satu ini tiba-tiba muncul dengan cuitan yang menghebohkan pengguna media sosial. Cuitanya tersebut menyeret Almarhum Gus Dur. Dia bahkan menyebut almarhum dengan bahasa yang sangat tidak pantas saat membalas cuitan seorang pengguna twitter lainnya.

Ya, oknum ustadz tersebut diketahui penggunan twitter dengan akun @ustadzmaaher_. Awalnya, akun ini membagikan video membahas Corona. Di antara akun twitter, tiba-tiba ada yang reply kalimat, “Oh lu masih hidup tong, kirain lu udah ma**,” tulis akun tersebut.

Bacaan Lainnya

Dan diduga emosi terhadap reply-an itu, akun @ustadzmaaher malah ngegas dengan menyeret Almarhum Gus Dur. Hal itu juga diakui olehnya. Namun, cuitan awalnya tersebut terpantau sudah dihapus. Tapi masih sempat dikomentari dan discreenshot pengguna twitter lainnya.

Oknum dengan akun @ustadzmaaher_ juga mengakui dia emosi. “Oknum penggemar Gus Dur menghina saya duluan dengan kata-kata menyakitkan. Ketika saya membalasnya karena emosi, eh malah dia yang mengancam saya. Kok jadi saya yang disalahkan?,” kata oknum tersebut membela diri.

“Maafkan aku Gus Dur. Aku terpancing emosi oleh kelakuan kotor seorang penggemarmu sehingga aku menghinamu,” sambungnya menambahkan emoji maaf.

Sebelumnya, oknum dengan akun @ustadzmaaher_ juga menceritakan jika ada pengikut dan fans berat Gus Dur dengan nama akun Khoirul Hidayat yang tiba-tiba menghinanya. Akun Khoirul Hidayat katanya menuliskan kalimat, “Oh lu masih hidup tong, kirain lu udah ma**,” tulis akun tersebut.

Lantas, akun @ustadzmaaher_ membalas, sebagai manusia biasa dia merasa tersinggung dan akhirnya membalas dengan emosi. Dia menuliskan kalimat, “Yang udah ma** dan jadi (maaf) ba***** itu Gus Dur. Kyai (maaf) bu** yang pernah mengatakan Al-Quran kitab (maaf) p****,” tulisnya.

Sontak saja, hinaan oknum dengan akun @ustadzmaaher_menuai reaksi keras dari netizen. Namun, saat disarankan ke kuburan Gus Dur untuk minta maaf, akun @ustadzmaaher_dengan santai bilang. “Kesalahan saya di twitter, bukan di makam Gus Dur. Jadi ngga usah alay,” balasnya.

Ada juga netizen yang menyayangkan Almarhum Gus Dur diseret oleh oknum @ustadzmaaher_. “Orang lain yang menghina, kenapa almarhum lu bawa-bawa. Korelasinya di mana??? Ga pernah belajar dari kesalahan. Masih bangga sama itu gelar ustadz yang lu tulis di depan nama???,” kata pemilik akun@AA_Ical.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 Komentar

  1. kalau begitu sikapnya dlm menghadapi suatu masalah,si maaher tidak pantas disebut ustad,tidak pantas memberi tausiah,tidak pantas mengajar (kalau dia mengajar)…skg ini terlalu gampang orang disebut ustad atau habib atau dsb padahal perilaku sehari2nya tidak berusaha utk mencontoh perilaku2 nabi Muhammad

  2. kalau Ustadz itu, tidak akan menyampaikan/ Menuliskan pada namanya dengan nama depan ” USTADZ” tidak ada itu, yang ada, kalau ‘Ulama zaman dulu menuliskan kata seperti ini ” AL FAQIIR WAL HAQIIR ILAA ROHMATI ROBBIHIL GHOFIR” ( Orang Yang sanga BUTUH dan sangat terhina dihadapan Allah Yang Maha Pengampun ) yang ustadz beneran nulisnya ucapan ini.

  3. Ya Allah. Seorang Gus Dur ada lah wali Allah. Terbukti sampai sekarang banyak manusia yg ziarah memakannya. Kalau kiri bisakah seperti beliau yg banyak jasanya untuk bangsa Indonesia yg kita cintai ini

    1. Gus Dur wali Allah…???
      Dasarnya apa disamakan dengan wali…?
      Bapaknya yang lebih shalihah aja ga disebut wali, anda tau kriteria seorang wali…?
      Jangan fanatik buta lah… Menyamakan gusdur dg wali, apa karena makamnya banyak yang menziarahi…? Makam bung Karno juga banyak yg menziarahi makam Sultan Ageng Tirtayasa di Banten juga banyak yg ziarahi

  4. Saya harap ustad minta maaf ke keluarga allmarhum gusdur dan ziarah ke makam beliu, semoga dengan cara ini uztad bisa sembuh, karna semua penyakit pasti ada sebab dan akibatnya, ini saya sampaikan semata2 sesuai ajaran islam, yg merasa salah harus minta maaf dan yg salah harus di maafkan

  5. Mohon maaf lahir batin,Ama pak ustadz.kalo belajar agama yg benar,emang blm pernah dengar Baginda nabi di ludahin Ama orang nggak ngebahas dgn di ludahin tapi di doakan orang yang meludahinya,kenapa begitu karena Baginda nabi mendahulukan akhlak dari pada hawa nafsu nya.makanya belajar memperbaiki akhlak dulu baru belajar yg lain.apa lagi antum di panggil ustadz oleh jamaah itu harus di jaga, seorang ustadz itu bukan hanya mengajarkan dgn kata-kata tapi juga perilaku ( akhlak ) jangan sampai kita menjadi orang alim yang sombong, karena orang sombong itu temannya setannnn.