Helmy Yahya Bawa TVRI Kembali Berjaya, Tapi Diberhentikan Juga

  • Whatsapp
Helmy Yahya.

INDOPOLITIKA.COM – Banyak pihak menyayangkan terjadinya kekisruhan di manajemen TVRI, sejumlah masyarakat menilai acara-acara di TVRI sudah banyak mengalami perbaikan semenjak di pimpin oleh Helmy Yahya.

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Achsanul Qosasi, menilai selama tiga tahun menjabat, Direksi TVRI telah merevitalisasi asset & inventaris, menyelesaian utang, Berhasil selesaikan PP PNBP yang bertahun-tahun tak pernah beres, perbaikan laporan keuangan, kerjasama dengan pihak lain transparan  dan akuntabel serta merestrukturisasi organisasi, sehingga soliditas karyawan muncul.

Bacaan Lainnya

“Kerja keras Direksi TVRI saat ini sudah mulai terlihat, dari kualitas siaran yang membaik, rating meningkat tajam, sponsor juga banyak, dan banyak pihak yang berminat kerjasama” kata Achsanul dikutip dari akun twitternya Senin (9/12/2019).

Dia menambahkan, dengan gaji direksi yang hanya Rp 30 juta/bulan, ia yakin tidak ada yang mau jika bukan demi merah-putih.

“Negeri ini sangat sulit dapat Direksi TVRI seperti sekarang, bandingkan dengan pendahulu mereka, yang berakhir dipenjara.” tambahnya.

Dan di era kepemimpinan Helmy, untuk pertama kalinya TVRI mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian alias WTP yang diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan atas laporan keuangan TVRI tahun 2018.

“Alhamdulillah segala puji untuk Allah SWT yang telah memberi karunia opini BPK atas Laporan Keuangan tertinggi (WTP) kepada LPP TVRI pada tahun 2019 ini,” ucap Direktur Keuangan LPP TVRI Isnan Rahmanto, dikutip dari laman utama tvri.go.id, Minggu (9/12/2019).

Helmy juga melakukan rebranding TVRI, yang tidak hanya pergantian logo, tetapi juga hal ini dimaksudkan untuk penggantian spirit dan pergantian budaya kerja.

Di logo barunya, TVRI menggunakan bulatan besar berwarna dengan tulisan RI di dalamnya dengan warna putih yang sangat kontras. Bulatan besar ini disebut sebagai simbol bola dunia, filosofinya TVRI ingin menjadi televise kelas dunia.

“Hal ini memberikan kesan bahwa LPP TVRI kini goes to the world. Memang ini bagian dari visi LPP TVRI ke depan untuk menjadi world class public broadcasting,” tulis keterangan dalam laman utama tvri.go.id.

TVRI juga mendeklarasikan sebagai rumah bulutangkis. Untuk ini TVRI mendapat kontrak 3 tahun dengan BWF (Badminton World Federation).

“Karena kami tahu bahwa bulutangkis adalah olah raga kesenangan atau favorit dari rakyat Indonesia.” Ujar Helmy saat RDP dengan DPR  pada 20 Mei 2019 lalu.

TVRI juga bekerjasama dengan Discovery. Bukan saja menayangkan program discovery, tetapi juga program TVRI sudah mulai didistribusikan oleh Discovery dan juga Joint Production.

Kemajuan TVRI yang paling dirasakan masyarakat adalah penyiaran sepak bola Liga Primer Inggris, yang menjadi salah satu liga terbaik di Eropa bahkan dunia untuk saat ini.

Sejak 10 Agustus 2019, TVRI mulai menayangkan pertandingan Liga Inggris musim 2019/2020. Selama tiga tahun ke depan, TVRI bekerja sama dengan Mola TV akan menjadi official broadcaster Liga Primer Inggris.

TVRI mendapatkan lisensi penyiaran gratis alias tayangan Free To Air (FTA) selama dua pertandingan dalam seminggu. Masing-masing laga digelar pada Sabtu dan Minggu. Sisa pertandingan lainnya dapat disaksikan lewat akses berbayar via Mola TV.

Kisruh manajemen di TVRI seolah tak tak pernah berhenti, dalam beberapa kali periode, direktur TVRI diberhentikan ditengah jalan oleh Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI. Tercatat, sudah 3 periode sebelumnya tercatat Dewas TVRI memberhentikan Direksi TVRI.[rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *