Helmy Yahya Dipecat, Eks Kepala BIN Minta DPR Desak Jokowi Ganti Dewas TVRI

  • Whatsapp
Mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono.

INDOPOLITIKA.COM – Helmy Yahya mendadak dipecat dari posisi Direktur Utama TVRI oleh Dewan Pengawas. Menanggapi hal ini, mantan Kepala BIN, hendropriyono menilai Helmy tidak melakukan tindak pidana atau cacat hukum.

“Ada apa dan siapa di balik pemecatan Dirut TVRI? Dewas berhak memecat Direksi TVRI, tapi bukan berarti hak itu bisa dilakukan dengan sewenang-wenang. Dia tidak melakukan tindakan pidana atau cacat hukum apapun. Bahkan prestasinya luar biasa,” kata Hendropriyono kepada wartawan, Sabtu (18/1/2020).

Baca juga:

Hendropriyono pun menilai Dewas TVRI melakukan pelanggaran organisasi berat. Hendropriyono berharap DPR RI meminta ke Presiden Jokowi untuk mengganti Dewas TVRI.

“Kesewenang-wenangan demikian merupakan pelanggaran disiplin organisasi yang sangat berat. DPR RI dapat menyarankan kepada Presiden untuk mengganti Dewas, kemudian memperbaiki sistem administrasi TVRI yang amburadul,” ucapnya.

Hendropriyono juga mengatakan bisa meminta intelijen untuk mengusut apakah ada kegiatan atau proyek yang akan dilakukan TVRI ke depan. Dia mengatakan tidak mungkin ada pejabat yang jujur dipecat kecuali ada agenda tersembunyi.

“Intel dapat mengusut dari adanya kegiatan atau proyek apa yang akan dilakukan TVRI ke depan. Dari sana dapat diusut siapa yang bermain. Tidak mungkin ada tindakan pemecatan terharap pejabat yang jujur, kecuali ada agenda yang tersembunyi. Kita mengharapkan setelah diusut dan bongkar keanehan ini, segera ada langkah yang cepat, tepat dan sistemik terhadap sistem manajemen TVRI,” ucapnya.

Sebelumnya, Dewas LPP TVRI resmi mencopot Helmy Yahya dari jabatannya sebagai Dirut TVRI. Pemberhentian itu resmi berlaku mulai 16 Januari 2020. Pada Desember 2019, Dewas TVRI sudah mengirimkan Surat Pemberitahuan Rencana Pemberhentian (SPRP) ke Helmy Yahya. Helmy Yahya kemudian menyampaikan pembelaan diri lewat surat namun jawabannya tidak diterima Dewas TVRI.

Helmy Yahya juga sudah angkat bicara soal pemecatannya. Dia mengatakan bakal menempuh jalur hukum melawan keputusan Dewas TVRI.[ab]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *