Herman Deru Getol Selaraskan Pembangunan Daerah dan Pusat Demi Pulihkan Ekonomi Sumsel

  • Whatsapp
Gubernur Sumsel H.Herman Deru Rapat Koordinasi Teknis Rencana Pembangunan (Rakortekrenbang) yang digelar Kemendagri secara virtual, Kamis (25/02/2021) dari Command Center Pemprov Sumsel. (Foto : Humas Pemprov)

INDOPOLITIKA.COM – Gubernur Sumsel H.Herman Deru terus berupaya membangkitkan Sumsel dari dampak Pandemi Covid 19. Salah satu upayanya adalah dengan selalu berkomitmen menyelaraskan arah pembangunan di daerah dengan pemerintah pusat agar Sumsel segera bangkit dari Pandemi Covid 19.

Termasuk melakukan transformasi ekonomi sesuai arahan yang disampaikan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa dalam pembukaan Rapat Koordinasi Teknis Rencana Pembangunan (Rakortekrenbang) yang digelar Kemendagri secara virtual, Kamis (25/02/2021) dari Command Center Pemprov Sumsel.

Berita Lainnya

Dikatakan HD, pemerintah daerah dan pusat memang harus bergerak secara linear dan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Terutama jika ingin melakukan tranformasi ekonomi guna memulihkan kembali pertumbuhan ekonomi yang terdampak Covid.

Menurutnya transformasi ekonomi tidak terbatas pada upaya peningkatan produktivitas saja. Melainkan juga harus diikuti dengan pola pikir bagaimana ekonomi yang sebelumnya mapan dan terpuruk untuk segera bangkit kembali. Apalagi saat ini vaksinasi dan aturan prokes sudah digencarkan pemerintah pusat sehingga setelah masa transisi pemulihan dilakukan pada 2021 ini, semuanya akan pulih seutuhnya pada 2022.

“Saat ini adalah era transisi pemulihan ekonomi. Untuk itu semua harus menata kembali dan menyesuaikan keadaan ke new normal dengan tetap mengedepankan prokes. Ini harus dilakukan agar semua bisa beraktivitas dan produktif supaya laju ekonomi tidak terhambat,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Kamis (25/2/2021).

Sementara itu Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI Suharso Monoarfa menjelaskan didasarkan pada rencana pembangunan jangka menengah 2020-2024, pihaknya memandang perlu dilakukan sinkronisasi dan konvergensi pemerintah pusat dengan rencana pembangunan daerah.

Dalam rencana pembangunan jangka menengah tersebut, di dalamnya terdapat 7 agenda pembangunan yang dapat dijadikan rujukan. Karena seperti diketahui saat ini di seluruh dunia mengalami keadaan yang luar biasa yang berpengaruh terhadap kehidupan dan jalannya pembangunan.

Ketujuh agenda pembangunan itu antara lain, ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan berkualitas dan berkeadilan, pengembangan wilayah untuk mengurangi kesenjangan, SDM berkualitas dan berdaya saing, revolusi mental dan pembangunan kebudayaan serta infrastruktur untuk ekonomi dan pelayanan dasar.

Sebelumnya, kata Suharso, negara punya harapan yang tinggi dengan tingkat pendapatan rata-rata di atas US$ 12.000. Namun pandemi COVID-19 mengganggu pencapaian visi 2045 .

“Agar bisa kembalikan target pembangunan kita dan pertumbuhan ekonomi kita, tranformasi ekonomi harus dilakukan dengan mengubah struktur perekonomian dari lower productivity to higher productivity sectors. Kemudian dengan meningkatkan produktivitas di masing-masing sektor,” tambahnya.

Selain Kepala Bappenas RI, pembukaan Rakortekrenbang itu juga tampak dihadiri langsung oleh Sekjen Mendagri serta Gubernur dan Wakil Gubernur dari seluruh Indonesia secara virtual. Turut hadir dalam acara tersebut Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Sumsel Ekowati Retnaningsih, Kepala BPKAD Provinsi Sumsel Akhmad Mukhlis, serta Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Sumsel Rika Efianti.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *