Herman Deru: Gubernur Enerjik Yang Tak Bisa Diam

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM Figur Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Herman Deru dikenal masyarakat luas sebagai sosok pemimpin yang kaya akan ide dan terobosan. Jiwanya enerjik dan tak pernah bisa berdiam diri di satu lokasi, membuatnya terus bergerak melakukan berbagai ikhtiar untuk mewujudkan Sumsel Maju.

Karakter pemimpin yang layak menjadi tauladan terutama bagi generasi muda yang gandrung akan perubahan. Dalam kurun waktu tiga tahun, Sumsel telah mengalami banyak perubahan. Prinsipnya, kerja-kerja-kerja. Pada sektor pertumbuhan ekonomi, Sumsel saat ini masih tertinggi ke dua di Pulau Sumatra atau peringkat ke enam nasional. Pertumbuhan ekonomi itu lebih baik dibandingkan capaian nasional sebesar -2,07 persen.

Berita Lainnya

Pada sektor pembangunan, Herman Deru juga terus menggenjot laju pembangunan dan pemerataan infrastruktur di 17 kota dan kabupaten di Sumsel. Berkat kerja keras Herman Deru, Sumsel diganjar berbagai penghargaan dari berbagai pihak, baik swasta maupun pemerintah pusat.

Sejumlah penghargaan dari lintas sektor membuktikan dirinya sebagai sosok pemimpin yang kaya akan prestasi. Mulai dari sektor pertanian, UMKM, IT, Inovasi hingga pada sektor pembangunan infrastruktur.

Bagian penting dari kepemimpinan Deru adalah gerak cepat dan tanggap atas berbagai situasi dan isu yang berkembang. Respon cepat ini menjadi ciri khas Deru dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Misalnya saja saat jalan atau jembatan yang rusak akibat becana alam, pihaknya langsung turun ke lokasi.

“Bang Deru yang kita kenal sosok yang tak pernah bisa diam. Kesehariannya betul-betul dihabiskan untuk pengabdian kepada masyarakat. Beliau sering katakan ‘memberikan yang terbaik bagi Sumsel’ itulah yang menginspirasi kami,” jelas Ilyas Ruhyat, salah satu pemuda di Kota Palembang yang mengaku kagum dengan Deru.

Ilyas juga menuturkan, dibanding Gubernur sebelumnya, Herman Deru dinilai lebih mudah untuk di akses. Bahkan dirinya mengaku beberapa kali mengutarakan keluh kesahnya kepada sang Gubernur.

“Kita anak muda di Kota Palembang beberapa mengadakan audiensi terkait isu-isu kepemudaan. Alhamdulillah beliau memang tidak protokoler, beda dengan Gubernur sebelumnya. Ditengah kesibukanya beliau selalu menyempatkan untuk diskusi denga. kita anak muda. Jadi seperti biasa aja, tidak ada jarak antara kita sebagai warga dengan pemimpin,” pungkasnya. [dbm]

Berita terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *