HNW Harap Pelaku Sabotase Rumah Pompa Dukuh Atas Ditangkap, Polisi: Sedang Diselidiki Anggota  

  • Whatsapp
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok

INDOPOLITIKA.COM – Upaya pencegahan banjir Ibu Kota yang terus dilakukan Gubernur DKI Jaarta, Anies Rasyid Baswedan disabotase orang tidak dikenal. Pasalnya, terdapat sejumlah kasus adannya pemotongan kabel listrik pada sejumlah rumah pompa yang tersebar di wilayah Jakarta Pusat.

Satu di antaranya adalah pemotongan kabel listrik pada Rumah Pompa Dukuh Atas, Tanah Abang, Jakarta Pusat, beberapa hari lalu. Kejadian itu rupanya turut menjadi sorotan politisi PKS yang juga Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid (HNW).

Berita Lainnya

HNW meminta aparat kepolisian segera menangkap pelaku sabotase yang memotong kabel listrik di Rumah Pompa Dukuh Atas, Jakarta Pusat. HNW mengatakan, aksi tersebut membahayakan keamanan warga.

“Upaya Gub @aniesbaswedan cegah banjir di ibu kota kembali disabotase. Kabel listrik Rumah Pompa Dukuh Atas dipotong lagi. Polisi perlu segera tangkap dan hukum keras pelakunya. Agar “teror dan sabotase” yg membahayakan keamanan warga tak terulang lagi,” ujar HNW melalui akun Twitter @hnurwahid, dikutip Jumat (22/1/2021).

Seperti diketahui, aksi pemotongan kabel terjadi diRumah Pompa Dukuh Atas, Jakarta Pusat (Jakpus). Akibatnya, pompa air di lokasi itu sempat tidak berfungsi. Padahal, keberadaan pompa itu untuk menyedot genangan jika intensitas hujan tinggi.

“Pompa enggak berfungsi, pas kita cek ternyata ada kabel yang dipotong, tapi enggak banyak,” kata Pelaksana Harian (Plh) Walikota Jakpus Irwandi, melansir Republika di Jakarta, Jumat (22/1/2020).

Irwandi menuturkan, peristiwa itu sebenarnya sudah berlalu atau terjadi pada pekan lalu. Meski begitu, ia tidak menjelaskan secara detail kapan tepatnya aksi orang tidak bertanggung jawab tersebut terjadi.

Dia hanya menegaskan, petugas telah memperbaiki kabel pompa yang dipotong itu tidak lama setelah sumber masalah pompa tak berfungsi diketahui. Setelah itu, pompa air di Dukuh Atas bisa difungsikan kembali.

Irwandi menyampaikan, jajarannya sudah melaporkan kasus itu ke polisi. Pemerintah Kota (Pemkot) Jakpus berharap, aparat penegak hukum dapat memburu dan meringkus pelaku. “Iya, pelakunya kita cari. Kita sudah koordinasi dengan polsek,” ujarnya.

Irwandi menyebut, untuk mengantisipasi insiden serupa terulang di kemudian hari, petugas sudah diinstruksikan melakukan pengamanan rutin di Rumah Pompa Dukuh Atas. Pun dengan rumah pompa lain yang tersebar di Jakpus juga dibuat aturan yang sama demi menghindari tindakan sabotase.

Pihaknya juga siap meminta bantuan Satpol PP Jakpus dan personel TNI maupun Polri jika memang diperlukan. “Kita lakukan pengawasan rutin. Kita minta Satpol PP, bhabinkamtibmas, dan babinsa,” tutur wakil wali kota Jakpus tersebut.

Sekretaris Kota (Sekko) Jakpus, Iqbal Akbarrudin, mengatakan, posko tersebut dibentuk guna mengantisipasi kerawanan yang terjadi di sekitar rumah pompa.

Apalagi, sekarang musim hujan, sehingga rawan jika rumah pompa tidak diawasi. “Kita buat posko Bersama, ada unsur (Sudin) Bina Marga, Sumber Daya Air, Satpol PP (Jakpus). Kecamatan dan kelurahan (ikut dikerahkan),” kata Iqbal.

Dia menyatakan, nantinya petugas dari berbagai instansi itu disiagakan di lokasi secara bergantian. Selain itu, pihaknya juga menyusun jadwal pengawasan secara bergilir supaya petugas di lapangan memiliki tanggung jawab. “Kita akan tanggulangi bersama, memastikan aset kita terjaga bersama. Menghindari potensi kerawanan,” ucap Iqbal.

Kepala Polsek Tanah Abang, Kompol Singgih Hermawan, mengaku, mendapat informasi sejumlah kabel diRumah Pompa Dukuh Atasdipotong orang tak dikenal. Pihaknya sudah mengerahkan anggota untuk membongkar kasus tersebut. “Kasus ini sedang diselidiki oleh anggota,” kata Singgih.

Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang, AKP Haris Ahmad, mengatakan, aksi pemotongan kabel itu terjadi pada Rabu (20/1) malam WIB. Saat itu, memang di kawasan rumah pompa yang terletak di perbatasan Kecamatan Tanah Abang dan Menteng itu sepi dari petugas. “Diduga terjadi tadi malam. Sekarang masih kita kembangkan lebih lanjut,” kata Haris.

Sumber: Republika

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *