Internasional

Hubungan Memburuk, Arab Saudi Tunda Penerbangan ke Kanada

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al Saud dalam pusaran krisis diplomatik dengan Kanada (Foto: AFP).

Riyadh: Perseteruan diplomatik antara Arab Saudi dan Kanada, yang dipicu oleh pesan yang mengecam catatan HAM kerajaan Teluk itu, tampaknya akan terus memburuk.
 
Hal ini ditandai dengan penangguhan penerbangan langsung Arab Saudi ke Kanada. Tidak ada pihak yang menunjukkan tanda-tanda ingin meredakan pertikaian yang berkobar ketika Menteri Luar Negeri Kanada mengecam penangkapan baru-baru ini terhadap 11 aktivis HAM terkemuka di Arab Saudi.
 
Perselisihan antara Riyadh dan Ottawa meletus setelah Chrystia Freeland, Menteri Luar Negeri Kanada, menyerukan pembebasan Samar Badawi, aktivis hak perempuan Arab Saudi terkemuka yang memiliki keluarga di Kanada. Badawi dan aktivis lainnya ditangkap pekan lalu sebagai bagian dari tindakan keras pemerintah terhadap perbedaan pendapat.
 
Arab Saudi menuduh Kanada mencampuri urusan dalam negerinya dengan pesan-pesan tweet yang mengimbau agar kerajaan Teluk itu membebaskan "para aktivis masyarakat madani" yang ditahan.
 
Baca juga: Dubes Arab Saudi Sebut Kanada Intervensi Urusan Dalam Negeri.
 
Seperti dilansir dari VOA Indonesia, Selasa 14 Agustus 2018, setelah tweet yang diposting 5 Agustus lalu itu, perseteruan makin memburuk. Laporan di media di kedua negara meningkat dan mendesak pejabat pemerintah di negara masing-masing agar tidak mundur.
 
Arab Saudi telah mengusir duta besar Kanada dan menarik utusannya dari Ottawa. Mereka memerintahkan pulang 15.000 siswa peraih beasiswa yang belajar di universitas dan rumah sakit Kanada, serta membekukan perdagangan dan investasi bilateral termasuk menghentikan impor gandum.
 
"Kedua pemerintah bisa mendapatkan keuntungan politik dari kebuntuan ini jika menyangkut politik dalam negeri," kata para analis.
 
"Tetapi kami duga perseteruan yang bisa berlanjut cukup lama," imbuhnya.
 
Menyusul krisis diplomatik ini, Arab Saudi menjual aset-aset Kanada. Bank sentral Arab Saudi dan dana pensiun negara telah menginstruksikan manajer aset mereka di luar negeri untuk menjual ekuitas Kanada mereka, obligasi, dan kepemilikan uang tunai tidak peduli berapa biayanya.
 
Baca juga: Arab Saudi Cabut Beasiswa Ribuan Mahasiswa di Kanada.
 
Manajer pihak ketiga diperkirakan diberi mandat menginvestasikan lebih dari USD100 miliar dana Arab Saudi di pasar global, menurut para eksekutif. Sementara proporsi angka yang diinvestasikan dalam kepemilikan Kanada akan "cukup kecil dalam istilah absolut", penjualan aset mengirim pesan yang kuat, kata salah seorang manajer aset.
 
Aksi jual dimulai pada Selasa dan menggarisbawahi bagaimana monarki Teluk itu melenturkan otot keuangan dan politiknya demi memperingatkan kekuatan asing terhadap apa yang dianggap sebagai campur tangan dalam urusan kedaulatan.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close