Hujan Deras di Bogor, Rumah Ambruk dan Tebing Sungai Longsor

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bogor sejak tadi pagi mengakibatkan sebuah rumah di Jalan Raya Semplak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Ambruk, Senin (23/2/2020). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun 7 penghuni rumah yang ambruk terpaksa mengungsi.

Penghuni rumah, Khatib (31) mengatakan, rumah yang dihuni bersama sausara dan mertuanya tersebut ambruk sekitar pukul 12:30 Wib. Saat itu, hujan lebat yang mengguyur wilayah Cilendek Barat baru saja reda.

Bacaan Lainnya

“Pas hujan beres tadi jam 12, terus langsung ambruk itu rumah. Ketahuannya sama tetangga, ada suara gemuruh gitu, pas dilihat ternyata rumah yang ambruk,” kata Khatib ditemui di lokasi kejadian, Senin (24/2/2020).

Khatib menyebut, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Karena ia dan saudaranya sudah mengungsi lebih dulu sejak Sabtu (22/2/2020).

“Alhamdulillah engga ada korban jiwa. Kebetulan pas kejadian lagi ngungsi, sudah pada antisipasi kan, karena kondisinya begini, (rawan longsor),” imbuh Khatib.

Pantauan di lokasi, rumah seluas 300 meter persegi itu memang berdiri di antara Jalan raya Semplak dan Sungai Cidepit. Dinding belakang rumah, hanya berjarak 5 meter dari bibir sungai. Ada dua bangunan rumah yang dihuni oleh Khatib dan keluarga besarnya yang rusak parah dalam kejadian ini.

Satu rumah yang biasa ditempati oleh Khatib dan istrinya, ambruk dan rata dengan tanah. Sementara dinding belakang ruangan tengah dan kamar mandi rumah mertua Khatib, ambrol bersama tebing yang lonsor. Tak hanya itu, dinding setinggi sekitar 8 meter yang ada di belakang rumah Khatib dan mertuanya juga ambrol.

“Jadi yang ambruk parah satu rumah. Kalau rumah mertua saya cuma dinding belakangnya,” katanya.

Berdasarkan informasi, peristiwa longsor di belakang rumah Khatib dan keluarganya bukan kali ini terjadi. Pertengahan Juni 2019 lalu, tebing jurang sungai cidepit yang ada di belakang rumah Khatib juga ambrol. Namun saat itu, tidak mengenai bangunan rumah Khatib.

“Ini kejadian yang ketiga kali. Sebelumnya Bulan Juni 2019 juga longsor itu bagian belakang rumahnya. Tahun 2018 juga longsor. Jadi ini yang ketiga kalinya,” ungkap Kasie Pemerintahan Kelurahan Cilendek Barat, Agus Supriyatna ditemui di lokasi kejadian.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *