Husin Shahab Polisikan Josep Paul Si Kurang Ajar Penista Agama: Semoga Meredam Sentimen Antaragama

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Merasa geram dan murka terhadap YouTuber Josep Paul Zhang yang menyebut dirinya Nabi ke-26, salah satu direktur di Komite Pemberantasan Mafia Hukum (KPMH), Husin Shahab akhirnya melaporkan yang bersangkutan kepada polisi. Ia pun berharap, polisi segera menindaklanjuti laporan tersebut.

Laporan Husin Shahab ke Mabes Polri teregister dengan nomor laporan LP/B/0253/IV/2021/BARESKRIM tertanggal 17 April 2021. Dalam laporan itu, Husin Shahab mencantumkan dugaan pelanggaran pidana ujaran kebencian (hate speech) dengan Pasal 454 ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 19 tahun 2016 tentang ITE, serta 156a KUHP.

Berita Lainnya

“Hari ini sudah kita laporkan pemilik akun YouTube Joseph Paul Zhang yang diduga menistakan agama dan menantang polisi minta ditangkap. Semoga dengan laporan ini kita bisa meredam sentimen antar beragama,” ungkap Husin Shahab melalui akun Twitternya @HusinShihab, dilihat Minggu, (18/4/2021).

Sebelumnya, Husin Shahab nampak begitu murka dengan video viral Josep Paul. Ia bahkan menyebut Josep dengan sebutan penista agama kurang ajar. “

Bahkan langkah hukum yang diambil Husin Shahab ini telah mendapatkan restu dari Direktur Eksekutif KPMH Habib Muannas Alaidid. Ia menegaskan di akun Twitter pribadinya @muannas_alaidid, bahwa dirinya akan mengejar Jozeph.

“Kurang ajar nih penista agama, Nabi Terakhir dibilang cabul. Nantangin Polisi @DivHumas_Polri minta ditangkap nih orang. Ngaku nabi ke 26, uda kayak orang bener menghina nabi. Tolong ditangkap ini pak, bahaya, memicu sentimen agama,” tulis Husin Alwi di Twitternya.

Disisi lain, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku pihaknya tengah menyelidiki persoalan dugaan penistaan agama tersebut. Jozeph Paul Zhang kini diburu oleh polisi. “Sedang kami selidiki,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat dikonfirmasi.

Listyo Sigit mengatakan, menurut informasi Kantor Imigrasi Kelas I Soekarno Hatta berdasarkan Travel document no B6622531, Jozeph Paul Zhang tidak lagi berada di Indonesia. Dia tercatat meninggalkan Indonesia menuju Hong Kong sejak tanggal 11 Januari 2018.

Kabareskrim Komjen Agus Andrianto juga menyampaikan hal serupa. Dia memastikan pihaknya akan bergerak mencari keberadaan Jozeph Paul Zhang. “Subdit 1 Dittipisiber akan melakukan monitoring dan bekerja sama dengan pihak Imigrasi untuk mengetahui keberadaan tersangka,” ujar Komjen Agus saat dikonfirmasi.

Diberitakan sebelumnya,  Jozeph Paul Zhang mendadak viral di media sosial karena diduga menistakan agama serta melecehkan Nabi. Ia juga membuat sayembara siapapun yang bisa melaporkannya ke polisi akan dihadiahi uang Rp 1 juta maksimal untuk lima orang di Polres berbeda.

Jozeph Paul Zhang membuat pernyataan tersebut dalam sebuah forum diskusi via Zoom yang juga ditayangkan di akun YouTube pribadinya. Awalnya, Jozeph Paul Zhang membuka forum Zoom bertajuk ‘Puasa Lalim Islam’ dengan menyapa peserta yang ada di beberapa belahan dunia.

“Boleh ya semua yang mau antre, bisa nomor antrean nabi. Lah wong situ nabi Jones disuruh buka dalam doa malah buka puasa sendirian, melangkahi. Suruh buka dalam doa malah buka puasa dia. Nggak bener ini nabi Jones sekte sesat Tangkitarian. Disuruh buka dalam doa malah buka tangki lu, nggak bener,” katanya.

“Ya kita-kita terus berdoa yang ada di NTT ya. Terus kita doakan kalian semua ada di hati kami dan kita selalu push supaya temen-temen untuk bantu temen-temen di NTT. Haleluya, shalom semuanya,” ujar Jozeph Paul Zhang dalam video yang beredar. [ind]

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *