Politik

Ibas Senang Anaknya Lahir pada Senin Pahing

Nasional, Jawabaratnews.com – Keluarga besar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyambut gembira kelahiran Airlangga Satriadhi Yudhoyono, putra pertama Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dengan Siti Ruby Aliya Rajasa, putri Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa. Airlangga lahir di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta, secara normal pada pukul 00.01 WIB, Senin (24/12/2012).

Dalam jumpa pers di RS Pondok Indah siang tadi, Ibas bersyukur putranya lahir pada hari yang baik. Berdasarkan sistem hari kelahiran Jawa (wetonan), Airlangga lahir pada Senin pahing.

“Kebetulan saya dari Jawa. Alhamdulillah wetonnya Senin pahing. Insya Allah memberikan kelancaran dan kebaikan kepada putra kami,” kata Ibas.

Dia didampingi Presiden Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono; kakaknya, Agus Harimurti Yudhoyono; serta Hatta Rajasa dan istri, Okke Rajasa. Tampak pula cucu pertama Yudhoyono, Almira Tunggadewi, putri Agus dengan Annisa Pohan.

Ibas menjelaskan arti nama putranya. Menurutnya, Airlangga diambil dari nama seorang tokoh di masa lampau. Airlangga adalah seorang raja yang mendirikan Kerajaan Kahuripan. Dia pemimpin yang berjaya di masanya, punya karakter yang baik, dan memiliki semangat juang yang baik. Sementara itu, Satriadhi, lanjut Ibas, berasal dari kata Satria yang berarti kesatria, dan kata Adhi yang berarti indah. Kemudian nama Yudhoyono, selain merupakan nama belakang dari kakeknya, memiliki arti siap memerangi atau menghadapi segala tantangan dan cobaan.

“Kami ingin putra kami kelak bisa menghadapi tantangan dan cobaan dengan baik dan bisa memberikan solusi dan juga arti kepada masyarakat. Bisa dipanggil Airlangga,” ujar Ibas.

Dia juga mengatakan, Airlangga lahir dengan berat 3,35 kilogram dan panjang 50 sentimeter. Saat ini, bayi dan sang ibunya dalam keadaan sehat. Kelahiran cucu kedua Presiden ini pun mendapat ucapan selamat dari sejumlah kalangan. Sejumlah tokoh masyarakat menyambangi RS Pondok Indah untuk menjenguk Airlangga. Mereka di antaranya adalah Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hassan, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Melani Leimena, Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Irjen Putut Eko Bayuseno, dan anggota Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), Mas Achmad Santosa. (Kompas)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close