Ibas Sentil Menag Fachrul Razi

  • Whatsapp
Edhie Baskoro Yudhoyono

INDOPOLITIKA.COM – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas angkat bicara terkait pelarangan pemakaian celana cingkrang dan cadar di lingkungan kerja Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurut Ibas, peraturan kerja dengan kultur dan agama adalah hak yang berbeda yang harus disesuaikan. “Kultur, agama, peraturan kerja adalah hal berbeda yang harus disesuaikan dalam bingkai harmoni, sesuai aturan yang berlaku santun dan tepat,” tulis Ibas di akun Twitter pribadinya, @Edhie_Baskoro, kemarin.

Baca Juga:

Anak kedua Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono itu menegaskan, yang terpenting adalah bagaimana sikap baik dan sopan semua insan manusia dibandingkan dengan penampilan. “Terpenting adalah bagaimana setiap insan manusia memiliki sifat ahlakul karimah (sikap baik),” ujarnya.

Selain itu, jebolan Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapura, itu juga mengomentari pembatasan usia petugas KPPS untuk Pilkada 2020 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurut Ibas, sangat bijak apa yang dilakukan oleh lembaga yang diketuai oleh Arief Budiman tersebut. Namun, Ibas menegaskan, setiap momentum adalah sebuah pengalaman. Pengalaman buruk adalah mimpi buruk dan biaya itu sangat mahal (bahkan bisa merengut nyawa).

“Sangat bijak membatasi usia KPPS untuk antisipasi pekerjaan dengan semangat, kemampuan dan energi yang tepat untuk tugas merawat demokrasi yang mulia,” tutur  suami Siti Ruby Aliya Rajasa tersebut.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *