Ibu yang Sekap 4 Putri Selama 20 Tahun Terdoktrin Guru Spiritual

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Artimunah (61) seorang ibu yang menyekap 4 putrinya selama 20 tahun di kediamannya Desa Banjarejo Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang ternyata terdoktin oleh guru spiritualnya. Hal itu diungkap oleh Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah.

“Ibunya terpengaruh oleh guru spiritual. Anak-anaknya disuruh tidak keluar rumah dan manut (patuh, red) saja,” kata Ainun di Mapolres Malang, Sabtu (4/1/2020).

Bacaan Lainnya

Ainun mengatakan, peristiwa ini terungkap setelah anak keempat Anis Mufidah (35) mereka berhasil keluar rumah dan menceritakan hal ini kepada para tetangga pada Jumat (3/1/2020).

“Anak yang paling kecil (Anis Mufidah, red) sempat keluar rumah dan cerita ke tetangga. Akhirnya tetangga melaporkan ke desa, kemudian lanjut lapor ke Kapolsek,” terang Ainun.

Ainun menyatakan bahwa besar kemungkinan empat anak Artimunah mengalami gangguan kejiwaan setelah disekap dalam kamar selama 20 tahun itu.

“Betul, anak yang nomor satu dan empat masih bisa diajak komunikasi. Sedangkan nomor dua dan tiga yang agak parah,” terangnya.

Sebenarnya, empat orang putri Artimunah ini sendiri sudah berusia dewasa, namun karena selama 20 tahun disekap dalam kamar, kondisi piskologisnya berbeda dengan orang dewasa. Bahkan, selain ibu korban atau pelaku ini, pihak kepolisian juga membawa empat korban tersebut ke rumah sakit jiwa untuk mendapatkan perawatan medis.

“Sekarang ibu dan korban penyekapan dibawa ke RSJ Lawang (RSJ Dr. Radjiman Wediodinigrat, red) guna ditangani oleh pihak medis,” tutup Ainun.

Sebelumnya, terbongkar seorang ibu bernama Artimunah (61) menyekap 4 putrinya selama 20 tahun di kediamannya Desa Banjarejo Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Kempat putri tersebut adalah anak pertama Asminiwati (44), anak ke-2 Titin Yuliarsih (41), anak ke-3 Virnawati (39), dan anak ke-4 Anis Mufidah (35).[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *