Ijeck Cagub Sumut, Bobby Nasution Cawalkot Medan! Golkar Siapkan 1.117 Calon Kepala Daerah di Pilkada 2024

Ketua DPD Golkar Sumatera Utara, Musa Rajekshah/ist

INDOPOLITIKA.COM – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengumpulkan dan memberikan pengarahan kepada 1.117 calon kepala daerah atau wakil kepala daerah Golkar seluruh Indonesia, di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (21/11/2023) sore.

“Hari ini, Golkar mengumpulkan seluruh calon-calon kepala daerah yang akan diusung Partai Golkar. Jumlah yang dikumpulkan sebanyak 1.117 orang. Diharapkan para calon kepala daerah berkontribusi dalam pileg dan pilpres di bulan Februari (2024) nanti. Sehingga dengan demikian, seluruh kekuatan akan bersatu untuk memenangkan partai sekaligus memenangkan Pak Prabowo dan Mas Gibran,” kata Airlangga seperti dilihat dari akun Instagram @golkar.indonesia, Rabu (22/11/20230.

Pada pengarahan ini, Ketua DPD Golkar Sumut Musa Rajekshah ‘Ijeck’ turut hadir. Golkar memberikan surat tugas kepada Ijeck sebagai calon Gubernur Sumut.

Selain itu, Golkar juga menyiapkan menantu Presiden Jokowi yakni Bobby Nasution sebagai Cawalkot Medan.

Ketua DPD Golkar Sumut Musa Rajekshah ‘Ijeck’ bersama Ketua Umum Airlangga Hartarto saat pembekalan calon kepala daerah di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat.

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia mengakui bahwa Wali Kota Medan, Bobby Nasution akan kembali diusulkan menjadi bakal calon wali kota (bacawalkot) Medan dan juga bakal calon gubernur (bacagub) Sumatera Utara (Sumut).

“Jadi dari 1.117 nama (calon kepala daerah) ini, ada beberapa nama yang mereka memegang dua surat tugas, karena di dua tempat,” ujar Doli di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Selasa malam (21/11/2023).

“Misalnya, Pak Ridwan Kamil (RK) kita usulkan juga menjadi bacagub di DKI selain di Jawa Barat, kemudian tadi Pak Bobby dia juga sebagai bacagub di Sumut, juga sebagai bakal calon wali kota di Medan,” tegasnya.

Ketua Komisi II DPR tersebut menekankan, satu daerah memang tidak harus satu orang karena merupakan penjaringan awal.

Artinya, lanjut Doli, bagi siapa saja yang penting kader atau pimpinan Partai Golkar yang sudah memiliki rekam jejak. Lalu, teruji dan berminat menjadi calon kepala daerah pasti akan diterima untuk penjaringan awal.

Sementara itu, apakah Bobby akan bergabung dengan Golkar atau tidak, Doli menyebut keputusan itu tergantung kepada Bobby. Dia menegaskan Golkar merupakan partai yang terbuka bagi siapa pun yang memiliki kesamaan visi.

“Sekali lagi, soal keanggotaan partai, sama kayak kemarin Pak Gibran, Golkar ini partai yang terbuka. Siapa yang merasa visinya sama, kemudian nilai-nilai yang ingin dibangun di tempatnya itu sama dengan Partai Golkar, kami dengan senang hati akan terbuka,” jelasnya.

“Mau dengan siapa saja, rakyat biasa, pejabat, gubernur, wali kota, presiden dan segala macam. Selama punya visi yang sama dengan Partai Golkar dan ingin bergabung dengan Partai Golkar, kita terima dengan tangan terbuka. Jadi kembali lagi kepada Pak Bobby-nya,” imbuh Doli. [Red]

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *