INCIS Medan Perjuangan Baru Kristalisasi Keringat Anggota DPR TB Ace Hasan

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM- Awal perjuangan  baru bagi anggota DPR Ace Hasan Syadzily dimulai pasca ia lulus kuliah dari UIN Syarif Hidayaitullah pada 2000. Setelah rampung kuliah Ace berkiprah menjadi peneliti Indonesia Institute for Civil Society (INCIS). Di INCIS Ace banyak belajar tentang dunia ke-LSM-an.

Bermodal gaji pas-pasan di INCIS yang hanya Rp 750 ribu per bulan, ditambah sedikit penghasilan sebagai dosen honorer IAIN, pada 16 Maret 2002, Ace memutuskan untuk mengakhiri masa lajangnya. Ia sunting gadis  pujaannya, Rita Fitria. Dara cantik nan anggun ini dilirik Ace saat ia mencalonkan diri sebagai Presiden Mahasiswa. Waktu itu, Rita menjadi salah satu utusan kongres mahasiswa dari Fakultas Tarbiyah. Kebetulan sama-sama dari HMI.

Baca juga:

Hidup pas-pasan bersama istrinya, ia ngontrak rumah petakan di Jalan Semanggi 2 Ciputat. Lokasinya kumuh, sepi, tak jauh dari kuburan. Tidur pun beralasan kasur lipat. Di sela-sela padatnya kegiatan di INCIS dan kondisi rumah tangga yang masih serba kekurangan, Ace ngotot beranikan diri untuk kuliah S2 di Universitas Indonesia. Pagi berangkat ke Depok bergelantungan naik bus, pulang Zuhur, Ace langsung bergiat di kantor INCIS.

Aktivitasnya di INCIS membawa berkah. Ace terpilih menjadi satu dari enam anak muda muslim Indonesia untuk mengikuti Dialog Project And Exchange Program for Youth Islamic Leader di Ohio University, Amerika Serikat, pada September hingga Oktober 2004.

Tak terasa tiga putra-putri lahir mewarnai kehidupan Ace dan Rita Fitriah. Meminjam istilah komedian Tukul Arwana, kristalisasi keringat yang dilakukan Ace berhasil mendongkrak kehidupan ekonomi keluarganya. Pada 2006, Ace membeli rumah sendiri di Perumahan Griya Jakarta, Pamulang, Tangerang Selatan. [pit]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *