Indeks Kepuasaan Haji Sejalan dengan Pujian ‘Exellent’ dari Raja Arab Saudi

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis capaian Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (IKJHI) 1440H/2019M, sebesar 85,91 dan masuk dalam kategori sangat memuaskan. Ini merupakan capaian tertinggi sepanjang dilakukannya Survei Kepuasan Jemaah Haji Indonesia yang telah dimulai sejak tahun 2010 bahkan sepanjang sejarah perhajian di Indonesia.

Sejalan dengan rilis BPS, konon, Raja Arab Saudi juga memuji penyelenggaraan haji Indonesia. “Bahkan Raja Saudi menyebut penyelenggaraan haji Indonesia excellent. Dengan jumlah jemaah haji terbesar, tetapi semuanya dapat terorganisir dengan baik,” ucap Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegeibril, seperti dikutip indopolitika.com, di laman kemenag.go.id.

Baca Juga:

Ia menuturkan, atas apresiasi tersebut dirinya pun berkesempatan untuk berbicara dihadapan Raja maupun masyarakat Saudi melalui saluran televisi nasional. ” Dari 100 Dubes yang ada, hanya Dubes Indonesia yang diberikan kesempatan berbicara selama 11 menit tentang penyelenggaraan haji di TV nasional,” tutur Agus.

Saat itu, dihadapan Raja Salman bin Abdul Aziz, Dubes mengungkapkan empat kunci kesuksesan haji yang dimiliki Indonesia. Pertama, services commitment yang dimiliki oleh seluruh petugas haji. Mulai dari lini paling atas penyusun kebijakan seperti Menteri dan Dirjen hingga mereka yang bekerja pada tataran operasional atau eksekusi, menurutnya petugas haji Indonesia memiliki komitmen untuk melayani.

Kedua, kerja di bawah satu komando. “Mulai dari persiapan hingga pelaksanaan seluruh petugas haji Indonesia bekerja dalam satu komando. Di Indonesia, komando ada di Menteri Agama. Di Saudi, komando di tangan Dubes. Ketiga, mengutamakan kebersamaan untuk mencapai tujuan pelayanan. “Petugas Indonesia mendahulukan kekitaan dibandingkan kepentingan lainnya,” kata Agus.

Saat penyelenggaraan ibadah haji, utamanya saat masa operasional, menurut Agus tidak ada lagi segmentasi tiap-tiap kementerian/lembaga. Semuanya melebur menjadi Indonesia. “Itu mengutamakan kekitaan,”kata Agus.

Keempat, menurutnya seluruh petugas haji Indonesia memiliki komitmen untuk memberikan layanan yang istimewa bagi seluruh jemaah haji Indonesia. “Jadi layanan yang diberikan selaku yang terbaik, yang istimewa,” kata Agus.

Sementara terkait rilis kepuasan haji, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengaku sangat bersyukur.  “Hasil ini amat kami syukuri. Karena tahun ini adalah tahun paling menantang. Kita ingat, tahun ini adalah untuk pertama kalinya Indonesia memberangkatkan jemaah haji dengan jumlah terbesar sepanjang sejarah perhajian, bahkan dunia,” kata Menag, di Kantor BPS, Kamis (17/10).[asa]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *