India Batasi Gelaran Festival Keagamaan Imbas Serangan Covid Gelombang III

  • Whatsapp
Warga memadati pasar menjelang festival Ganesh Chaturti di Mumbai [Rafiq Maqbool/AP]

INDOPOLITIKA.COM – Kasus Covid India kini kembali melonjak. Bahkan disebut-sebut gelombang III. Mengantisipasi kasus kematian seperti terjadi sebelumnya, pihak berwenang di negara tersebut mulai membatasi pertemuan massal maupun festifal keagamaan yang direncanakan berlangsung dalam waktu dekat ini.

Pembatasan pergerakan dan kegiatan diperkirakan akan diberlakukan minggu ini karena kasus meningkat di kota besar Maharashtra maupun Nagpur.

Berita Lainnya

Kasus Covid gelombang III banyak ditemukan di Mumbai. “Gelombang ketiga tidak akan datang, itu sudah ada di sini,” kata Walikota Mumbai Kishori Pednekar kepada wartawan, Selasa, melansir Aljazeera.

“Kita bisa merayakan festival nanti. Mari kita memprioritaskan kehidupan dan kesehatan warga negara kita terlebih dahulu,” tambah Uddhav Thackeray, kepala menteri negara bagian barat Maharashtra.

Dia berbicara menjelang festival Hindu Ganesh Chaturthi selama 11 hari, yang dimulai pada hari Jumat. Gelombang COVID-19 terakhir membanjiri rumah sakit India dan diketahui telah menewaskan lebih dari 200.000 orang.

Kasus itu pecah setelah adanya pertemuan keagamaan terbesar di dunia, Kumbh Mela, yang menarik sekitar 25 juta peziarah Hindu.

Pihak berwenang mengatakan lonjakan kasus baru-baru ini di negara bagian selatan Kerala setelah festival Onam pada bulan Agustus harus menjadi perhatian.

Tetapi kerumunan yang meriah masih memadati pasar di Maharashtra dan negara bagian lain dalam beberapa hari terakhir, mengabaikan peringatan.

Di negara bagian Karnataka, jam malam akan tetap diberlakukan dan distrik-distrik yang memiliki tingkat tes positif lebih tinggi akan dilarang mengadakan perayaan Ganesha.

Menteri Kesehatan Karnataka, K Sudhakar, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa para pejabat juga khawatir dimulainya kembali kelas-kelas sekolah menengah baru-baru ini dapat meningkatkan kasus.

Negara bagian selatan Tamil Nadu telah melarang perayaan festival publik, sementara negara bagian timur Bengal Barat diperkirakan akan memberlakukan pembatasan pada Durga Puja yang berlangsung selama sembilan hari pada bulan Oktober mendatang. [asa]

Berita terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *