Internasional

Indonesia-Malaysia, Saudara Serumpun yang tak Terpisahkan

Prosesi potong kue ulang tahun di Kedubes Malaysia di Jakarta. (Foto: Marcheilla/medcom)

Jakarta: Indonesia dan Malaysia merupakan saudara serumpun yang sudah ditakdirkan terus bersama. Pernyataan tersebut disampaikan Kuasa Usaha Kedutaan Malaysia untuk Indonesia Zamshari Shaharan.

"Hubungan bilateral Indonesia dan Malaysia sudah terwujud sejak 1957. Hubungan yang selama ini amat erat dan kokoh diharapkan akan terus cemerlang berdasarkan asas persamaan sejarah dan budaya yang telah lama kita kerjakan bersama," kata Zamshari dalam perayaan Hari Kemerdekaan ke-61 Malaysia, di Jakarta, Rabu, 19 September 2018.

Zamshari yakin, hubungan kedua negara akan lebih baik dan berkembang jauh melampaui harapan Indonesia dan Malaysia. Hal ini terlihat dari hubungan baik antara pemimpin kedua negara.

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad memilih Indonesia sebagai lawatan pertamanya sebagai PM ke-7, untuk kunjungan kerja di Asia Tenggara. Begitu pula dengan Menteri Luar Negeri Malaysia Dato' Saifuddin Abdullah, yang memilih Indonesia sebagai destinasi pertama untuk kunjungan luar negerinya.

"Ini mencerminkan pentingnya Indonesia sebagai rekan mitra strategis kita di tanah ini," imbuhnya.

Zamshari menambahkan pantun yang menggambarkan hubungan kedua negara.

'Enaknya bumbu kerana lada
Bagaikan santunan irama dan lagu
Malaysia dan Indonesia
Berpisah tiada'

Dia menuturkan saat ini menjadi tugas bersama kedua negara untuk mencari titik persamaan. Dia berharap dengan landasan sejarah dan budaya yang serupa, kedua negara serumpun ini bisa maju, berdamai dan disegani seluruh dunia.

Hadir mewakili pemerintah Indonesia adalah Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil. Dia mengatakan kedua negara memang berkomitmen kuat untuk membangun hubungan satu sama lain.

Dia menambahkan, Malaysia juga merupakan mitra terbesar kedua di Asia Tenggara dengan kerja sama perdagangan yang mencapai total USD7 miliar. "Saya berharap, ke depannya hubungan kedua negara akan semakin berkembang dan maju, tak hanya lewat bilateral, namun juga di ASEAN dan internasional," tukasnya.

Hadir pula dalam perayaan ini Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, serta beberapa pejabat dan duta besar negara sahabat yang ada di Indonesia.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close