Internasional

Indonesia-Mesir Semakin Kuat, Tren Perdagangan Positif

Perayaan Hari Kemerdekaan Mesir ke-66 di Jakarta. (Foto: Marcheilla Ariesta/Medcom.id).

Jakarta: Hubungan bilateral Indonesia-Mesir semakin kuat. Duta Besar Mesir untuk Indonesia Ahmed Amr Ahmed Moawad mengatakan kuatnya hubungan dua negara terlihat saat kedatangan Grand Syeikh Al Azhar.

"Hal tersebut bisa dilihat dari kunjungan Grand Syeikh Al-Azhar yang telah mengunjugi Indonesia beberapa waktu lalu," ujarnya dalam acara peringatan Hari Kemerdekaan Mesir yang ke-66 di Jakarta, Senin, 23 Juli 2018.

Kepala Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro juga menyetujui hal tersebut. Dalam pidatonya, Bambang mengatakan hubungan Indonesia-Mesir telah terjalin jauh sebelum kemerdekaan kedua negara, semenjak saat itu kedua negeri telah membangun kerja sama di berbagai bidang. 

Memasuki era globalisasi, kerja sama ekonomi menjadi semakin penting dan menjadi ciri utama dalam hubungan kedua negara.

"Meski capaian hubungan bilateral kedua negara sudah sangat banyak, kiranya kita tidak cukup berpuas diri, dengan pencapaian yang telah ada, mengingat masih terdapat berbagai peluang untuk bereksplorasi," ungkap dia.

Dia mengajak sektor pemerintah dan swasta kedua negara bersama-sama meningkatkan kerja sama yang telah ada. Bambang menambahkan, Indonesia dan Mesir akan terus melanjutkan pembentukan di jalur baru bagi kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

"Salah satu kerja sama penting antara Indonesia dan Mesir adalah di bidang pendidikan. Sejak tahun 1960-an, Mesir dikenal oleh kalangan pelajar Indonesia sebagai negara tujuan untuk belajar, khususnya di Universitas Al-Azhar. Lebih dari 4.890 pelajar Indonesia telah menempuh pendidikan di Mesir,” ungkapnya.

Sementara itu, di bidang perdagangan, tren positif terlihat. Pada 2017, nilai total perdagangan kedua negara mencapai 1,5 miliar USD dengan tren positif peningkatan sebesar 4,01persen untuk periode 2013 sampai 2017.

Dalam perayaan kemerdekaan Mesir ini, turut hadir Wakil Menteri Luar Negeri RI A.M Fachir, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno, serta para duta besar negara-negara sahabat.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close