Internasional

Indonesia Paparkan Proses Perjuangkan HAM dan Demokrasi

Menteri Luar Negeri Retno Marsyudi. (Metro TV/Dian Rohaeni)

New York: Perjalanan Indonesia dalam mempromosikan Hak Asasi Manusia (HAM) menjadi cerita tersendiri saat Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menghadiri side event Sidang Majelis Umum PBB, Good Human Rights Stories di New York, Amerika Serikat (AS).

"Keanekaragaman Indonesia adalah karunia, bukan kelemahan. Karena perbedaan, menjadi sumber kekuatan untuk Indonesia," kata Menlu Retno, dalam keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri RI kepada Medcom.id, Jumat 28 September 2018.

"Perjuangan kita untuk HAM adalah proses yang berjalan dari generasi ke generasi. Indonesia terus menjadikan demokrasi dan HAM membawa kesejahteraan bagi rakyat, kawasan dan internasional dengan mengedepankan prinsip saling mendukung, dialog dan kerja sama," lanjut dia.

Good Human Rights Stories dibuka oleh Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Kegiatan ini pertama kali diinisiasi oleh Uni Eropa untuk memperingati perayaan Deklarasi Universal HAM ke-70 tahun ini.

"Inisiasi ini memberikan gambaran segar baru untuk kita. Mendengar dan melihat cerita yang dapat menginspirasi dan memberikan semangat baru untuk kemanusiaan terutama dengan banyaknya berita hoaks dan cerita putus asa yang memutus harapan kita," tutur Menlu Retno lagi.

Indonesia adalah salah satu dari 14 negara yang diundang, dan satu-satunya dari Asia Tenggara. Delegasi Indonesia juga mempresentasikan kisah Indonesia tentang perjalanan dan perjuangannya mengedepankan HAM yang menjadi cermin penghargaan dunia internasional terhadap perjuangan HAM Indonesia melalui sebuah video pendek.

Dalam video 3 menit, Indonesia bercerita tentang kerja nyata untuk menghadirkan negara yang mengedepankan penghormatan HAM dan hadir untuk rakyat, baik di bidang pemajuan peran perempuan, keberpihakan terhadap kelompok muda, hingga persoalan mengatasi kemiskinan guna mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Video tersebut juga menunjukan kepemimpinan Indonesia dalam memajukan demokrasi dan pluralisme tidak saja di tingkat nasional tapi untuk kawasan dan global. Di regional, Indonesia mengedepankan HAM di forum ASEAN dan dalam partisipasi aktifnya untuk Myanmar. 

Melalui berbagai forum diantaranya Bali Democracy Forum dan dialog lintas agama dengan lebih dari 30 negara mitra, Indonesia mendorong masyarakat internasional untuk majukan nilai-nilai kehidupan demokrasi dan pluralisme.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close