Indra: Kalau Mau Pansuskan Banjir, Presiden Juga Harus Dipanggil

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Wacana pembentukan panitia khusus (Pansus) banjir oleh anggota Komisi V DPR RI dikritik politisi muda PKS, Indra. Dia mengatakan, Pansus merupakan hak anggota DPR. Tetapi, bila benar terbukti, Pansus harusnya memotret keseluruhan peristiwa banjir di Indonesia. Termasuk banjir di daerah calon ibukota baru di Kalimantan Timur. Pansus harusnya tidak hanya bertujuan menyasar Gubernur DKI Anies Baswedan.

Karena itu, pada saatnya nanti, Presiden Jokowi juga harus dipanggil ke forum Pansus. Sebab, daerah calon ibukota baru pengganti Jakarta juga faktanya mengalami banjir.

Bacaan Lainnya

“Kalau memang Pansus untuk penanggulangam banjir, berarti semuanya dipotret. Termasuk juga presiden ngapain aja. Apakah selama banjir, ujan, dia main di pinggir kolam atau dia maen melihat bagaimana penanganan banjir. Termasuk Gubernur Jabar saat wilayahnya banjir dia main tiktok atau ngapain di cafe di Australia itu. Gubernur Banten, Jateng, Jatim. Panggil semua. Termasuk di calon ibukota baru kenapa banjir,” katanya kepada Indopolitika.com (27/2/2020).

Menurut dia, daripada DPR membentuk Pansus banjir, jauh lebih baik bila mereka terus berupaya membentuk Pansus kasus Jiwasraya atau Pansus kenaikan iuran BPJS. Apalagi kalau Pansus dibuat hanya untuk menyerang secara membabi-buta Gubernur DKI.

“Pansus itu hak anggota DPR. Cuma hak itu harus digunakan sebagaimana mestinya. Digunakan sebagaimana peruntukannya. Contoh; Jiwasraya. Pansus harusnya. Kenaikan BPJS juga layak untuk dipansuskan. Karena itu menyangkut orang banyak di Indonesia. Jelas itu. Jiwasraya ini jelas ada korupsinya. Kalau banjir ini banyak hal dimensinya. Termasuk dimensi alam. Silahkan aja kalau mau di Pansuskan,” ujarnya.

Dia menambahkan, maayatenru akan sangat mendukung pembentukan Pansus. Apalagi bila didasari pandangan yang obyektif tentang banjir yang menimpa seluruh wilayah.

“Kalau memang objektif ya silahkan saja. Cuma harus proporsional. Ini ada Gubernur Jabar sedang di Australia waktu warganya banjir, nggak diomelin. Tapi Gubernur Anies yang sedang basah-basahan diomelin. Nah, anak SD juga ngerti ini Pansus mau bikin apa,” kaganya. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar