Internasional

Inggris Tawarkan Perjanjian Perdagangan Bebas dengan Asia

Menteri Muda Urusan Asia Pasifik Kemenlu Inggris Mark Field, di forum diskusi Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Jakarta, 14 Agustus 2018. (Foto: Fajar Nugraha).

Jakarta: Inggris menawarkan perkuatan kemitraan di empat bidang utama dengan negara-negara di Asia, termasuk Indonesia. Empat bidang itu adalah pendidikan, peningkatan iklim bisnis, penelitian dan inovasi, serta yang paling penting, perjanjian perdagangan bebas.
 
"Di bawah payung kemakmuran adalah tentang meletakkan landasan untuk Perjanjian Perdagangan Bebas di masa depan dan kemitraan perdagangan di seluruh kawasan," ucap Menteri Muda Urusan Asia Pasifik Kemenlu Inggris Mark Field, di forum diskusi Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Jakarta, Selasa 14 Agustus 2018.
 
Menurut dia, Inggris akan selalu menjadi juara global perdagangan internasional yang bebas dan terbuka. Field menambahkan Inggris akan bekerja cepat membentuk kemitraan ekonomi baru usai Brexit.
 
"Kami juga akan berusaha mengalihkan Perjanjian Perdagangan Bebas Uni Eropa dengan Singapura, Vietnam dan Korea Selatan sambil menjelajahi peluang baru dengan Australia dan Selandia Baru dan meningkatkan perdagangan di seluruh wilayah," tukasnya.
 
Untuk pendidikan, ucap Field, Inggris sudah 12 tahun mempromosikan pendidikan berkualitas, terutama untuk anak perempuan. Mereka juga menawarkan beasiswa terkenal bagi seluruh pelajar dunia untuk belajar di universitas ternama mereka, yaitu beasiswa Chevening.
 
Sementara itu, dibidang investasi, Inggris telah menginvestasikan lebih dari 200 juta poundsterling melalui Dana Kemakmuran. Sedangkan di Indonesia, Inggris membantu mengembangkan sistem pengadaan digital yang kuat untuk mengurangi korupai dan meningkatkan transparansi.
 
Dengan penawaran ini, Field yakin Asia termasuk ASEAN akan terus menjaga hubungan kuat dengan Inggris saat mereka keluar dari Uni Eropa.
 
Selama dua pekan, Field akan mengunjungi enam negara di ASEAN, termasuk Indonesia. Dia juga akan mengunjungi sembilan kota di Asia Tenggara. Indonesia menjadi negara pertama yang dituju dalam kunjungan kerja tersebut.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close