Ini 10 Permintaan Warga Papua Kepada Pemerintah Pusat

  • Whatsapp
Presiden Jokowi saat berkunjung ke Papua beberapa waktu lalu

INDOPOLITIKA.COM- Siang ini Presiden Jokowi menggelar pertemuan dengan 61 tokoh Papua dan Papua Barat di Istana Kepresidenan. Di depan Presiden mereka menyampaikan aspirasi salah satunya meminta pembangunan Istana Kepresidenan di tanah Papua.

“Kalau Bapak Presiden dengan memindahkan Istana ke Kalimantan, saya juga meminta dengan hormat agar membangun Istana Presiden di Papua. Sehingga dalam lima tahun ini Bapak yang berkantor pertama di Istana Presiden di Papua,” ujar Ketua Rombongan Tokoh-tokoh Papua, Abisai Rollo, di Istana Kepresidenan, Selasa (10/9/2019)

Baca Juga:

Abisai tak sekadar meminta. Dia menyumbangkan tanah 10 hektare untuk pembangunan Istana Presiden tersebut.

“Sehingga perjalanan ke Papua diubah dari berkunjung ke Papua menjadi berkantor ke Papua,” imbuh Abisai yang juga Ketua DPRD Kota Jayapura ini.[sgh]
88888888888888888888888888

Perwakilan masyarakat Papua dan Papua Barat bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan masyarakat Papua menyampaikan 10 poin permintaan kepada Jokowi.

10 poin permintaaan warga Papua itu disampaikan perwakilan rombongan, Abisai Rollo.

Berikut 10 poin permintaan yang disampaikan Abisai mewakili masyarakat Papua-Papua Barat:

1. Kita minta kepada yang terhormat Bapak Presiden RI, untuk adanya pemekaran provinsi 5 wilayah adat di Provinsi Papua-Papua Barat

2. Pembentukan Badan Nasional Urusan Tanah Papua

3. Penempatan pejabat-pejabat eselon 1 dan 2 di kementerian dan LPMK

4. Pembangunan Asrama Nusantara di seluruh kota studi dan menjamin keamanan mahasiswa Papua

5. Usulan revisi Undang-Undang Otsus dalam Prolegnas 2020

6. Menerbitkan inpres untuk pengangkatan ASN honorer di tanah Papua

7. Percepatan Palapa Ring Timur Papua

8. (Tidak dibacakan)

9. Bapak presiden mengesahkan lembaga adat perempuan dan anak Papua

10. Membangun Istana Presiden RI di ibu kota provinsi Papua, di Kota Jayapura

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *