Ini Aksi Heroik ‘Thanos Trump’ Melawan Tekanan Pemakzulan Parlemen

  • Whatsapp
Presiden AS, Donald Trump. (Ist)

INDOPOLITIKA.COM- Presiden AS Donald Trump digambarkan sebagai Thanos oleh tim kampanye menanggapi isu pemakzulan terhadap dirinya. Video yang diunggah ke Twitter itu memperlihatkan adegan pertempuran terakhir di film Avengers: Endgame. Tetapi, wajah Thanos diganti Trump.

Adegan itu berakhir ketika si “Thanos Trump” menjentikkan jarinya untuk memusnahkan separuh kehidupan di Bumi.

Baca Juga:

“Aku tidak terhentikan.” Demikian ucapan tokoh Titan dalam jagat Marvel itu, sebagaimana diwartakan Sky News Rabu (11/12/2019).

Bedanya, yang dimusnahkan bukanlah spesies makhluk hidup, melainkan para petinggi Partai Demokrat yang menguasai DPR AS.

Tayangan berikutnya adalah ketika Ketua DPR AS, Nancy Pelosi, dan sejumlah petinggi lainnya musnah jadi debu saat membahas pemakzulan.

“Demokrat di DPR AS bisa memaksakan pemakzulan memalukan ini sebanyak yang mereka mau. Terpilihnya Presiden Trump TAK TERHINDARKAN,” ujar tim kampanye di Twitter.

Twit itu terjadi beberapa jam setelah DPR AS mengumumkan dua artikel yang mereka ajukan untuk memakzulkan presiden 73 tahun itu. Dua pasal yang disangkakan kepada presiden dari Republik itu adalah penyalahgunaan kekuasaan, serta menghalangi penyelidikan Kongres AS.

Pekan ini, DPR AS bakal melakukan voting. Jika menerima, nantinya dua pasal tersebut bakal dibahas di level Senat tahun depan.

Penulis komik Marvel Jim Starlin, yang menciptakan karakter Thanos pada 1973, berujar dia tak terkesan karyanya dipakai untuk kepentingan politik. Kepada The Hollywood Reporter, Starlin mengatakan bagaimana sedihnya dia melihat ciptaannya digunakan untuk memuaskan ego kekanakan Trump.

“Kini, saya tersadar bahwa pemimpin negara saya begitu menikmati membandingkan dirinya dengan seorang pembunuh massal. Betapa memuakkannya itu? Sangat aneh dan menyedihkan bagi saya. Untungnya, mimpi buruk ini bakal segera berakhir,” katanya.

Tak hanya Starlin, sejumlah fans Avengers: Endgame juga mengungkapkan kebingungan mereka mengapa karakter dan adegan itu yang dipilih. “Kalian membuat Trump sebagai penjahat super, dan menggunakan adegan di mana dia hendak melenyapkan alam semesta karena kesombongan dan kebodohannya,” kata sejarawan Kevin M Kruse.

“Mungkin seseorang lupa untuk memberi tahu Trump War Room bagaimana Avengers: Endgame berakhir bagi Thanos,” tutur netizen.[sgh]

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *