Empat Jenazah Korban Belum Teridentifikasi

Ini Daftar Korban Kecelakaan Tol Cipularang

  • Whatsapp
Kepolisian saat berusaha mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan di Tol Cipularang.
INDOPOLITIKA- Kapolres Purwakarta Ajun Komisaris Besar Matrius membeberkan kronologi peristiwa kecelakaan maut di KM 89 hingga KM 91 tol Cipularang, Jawa Barat. Peristiwa terjadi Senin (2/9), sekitar pukul 12.30 WIB.
Kejadian bermula ketika kendaraan truk bermuatan tanah dengan nomor polisi B 9763 UIT datang dari arah Bandung menuju Jakarta. Saat melaju di jalan menurun dan menikung, lanjutnya, kendaraan diduga mengalami rem blong.
“Sehingga kendaraan tidak terkendali dan terbalik miring dengan roda kiri diatas melintang dibadan jalan,” ucapnya lewat keterangan tertulis, Selasa, 2 September 2019.
Matrius menuturkan, truk yang terguling itu membuat kendaraan yang tengah melaju mengurangi kecepatan dan berhenti. Namun dari arah belakang, truk bermuatan tanah dengan nomor polisi B 9410 UIU menabrak kendaraan-kendaraan yang berhenti itu.
“Datang dari arah yang sama, diduga mengalami rem blong juga,” sambung Matrius.
Akibat kejadian tersebut, delapan orang meninggal dunia dan 28 orang terluka. Kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 2 miliar.
Matrius menyebut identitas empat korban tewas telah terindentifikasi. Sementara identitas empat korban tewas lainnya belum diketahui.
“Empat (korban meninggal dunia) belom teridentifikasi karena kondisi korban terbakar,” jelas Matrius.
Identitas empat korban tewas antara lain Ngendi Budiyanto, 62, warga Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan; Iwan Bin Nisin, 34, warga Tangerang, Banten; Dedi Hidayat, 45x warga Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara dan Hendra Cahyana, 64, warga Sunter Agung, Jakarta Utara.
28 korban terluka terdiri dari 2 balita, 3 anak dan 23 dewasa. Salah satu korban luka ada dari Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan.
 Berikut identitas 28 korban luka:
1. Syafira, 2 tahun, anak dari Rico Apriadi Tanjung.
2. Kenzi, 6 tahun, anak dari Rico Apriadi Tanjung (luka ringan).
3. Sofa, (umur tak diketahui), anak dari Hudsiah.
4. Raya Dia Safira, 3 tahun (luka ringan).
5. Rafania Ghaisani Humah, 5 bulan (luka ringan).
6. Dedi, 25, warga Kecamatan Sepatan Timur, Tangerang, Banten.
7. Ho Sofe Shin, 61, Warga Negara Korea Selatan (luka bakar).
8. Winardi, 48, warga Indramayu, Jawa Barat.
9. Asparida, 63, warga Bekasi Timur, Jawa Barat.
10. Rico Apriadi Tanjung, 34, warga Jakarta.
11. Zulfahmi, 56, warga Bekasi, Jawa Barat.
12. Nurapipi, 27, warga Aliadiruru, Sumatera Barat.
13. Posma, 56, warga Pasangan, Jakarta Selatan.
14. Hamidah, 66, warga Pandeglang, Banten.
15. Hudsiah, 45, warga Pandeglang, Banten.
16. Iroh Rohayati, 46, warga Pandeglang, Banten.
17. Subana, warga Indramayu, Jawa Barat.
18. Maning, warga Indramayu, Jawa Barat.
19. Surianto, 51, warga Bandung, Jawa Barat.
20. Seniri, 51, warga Bandung, Jawa Barat.
21. Suheri, 34, warga Bandung, Jawa Barat.
22. Anzar Subagja, 23, warga Purwokerto, Jawa Barat.
23. Ade, 33, Warga Bekasi Timur, Jawa Barat.
24. Suherman, 53, warga Tangerang, Banten.
25. Napi, 37, warga Bandung, Jawa Barat.
26. Dwi Reza Feriawan, 35, warga Semarang, Jawa Tengah.
27. Nurbayana, 35, warga Bandung Jawa Barat (luka ringan).
28. Yeti Kusniati, 26, warga Bandung, Jawa Barat (luka ringan).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *