Ini Gertakan Pejabat Korut: Jika AS Masih Menekan Yang Ada Musuh, Bukan Teman

  • Whatsapp
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bersama Presiden AS Donald Trump

INDOPOLITIKA.COM- Korea Utara (Korut) dan Amerika Serikat (AS) kembali terlibat perang urat saraf lagi. Korut gertak AS. Pejabat tinggi Korut, Kim Yong Chol menilai takl ada lagi kemajuan dalam hubungan Korut-AS. Permusuhan itu, kata Kim Yong Chol, bisa mengarah pada aksi baku tembak. Hal itu seperti dikutip dari kantor berita Korut KCNA.

Kim Yong Chol mengatakan, AS keliru jika batas waktu satu tahun yang telah ditetapkan bersama dalam perundingan pelucutan senjata nuklir (denuklirisasi) disepelekan hanya lantaran adanya kedekatan antara Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Baca Juga:

Kim Yong Chol mengatakan AS selama ini menekan Korut dengan cara-cara yang lebih licik, bahkan cenderung tidak mengindahkan imbauan Korut. Ia menambahkan, AS juga kerap menekan negara-negara lain untuk menerapkan sanksi-sanksi PBB terhadap Korut. Kim Yong Chol berharap kedepan AS tak lagi melakukan hal itu.

“Jika tidak yang ada ialah musuh permanen, bukan teman permanen,” ujar Kim Yong Chol Minggu (27/10/2019).

Pernyataan ini dikeluarkan hanya beberapa hari setelah Korut meminta Korea Selatan membongkar berbagai fasilitas miliknya dari Mount Kumgang, kawasan tempat berlibur di Korea Utara.

Pengelolaan kawasan itu merupakan simbol utama kerja sama, yang baru-baru ini dikritik Pyongyang dengan sebutan “lusuh” dan “kapitalis.”

Korea Utara pada Jumat (25/10) mengirim nota kepada Kementerian Penyatuan Korea Selatan yang berisi permintaan agar Korsel melaksanakan pembongkaran. Selain itu, Korut ingin berdiskusi melalui pertukaran dokumen, kata Kementerian.[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *