Capres

Inilah Permintaan Kiai NU Kepada Jokowi

Indopolitika.com – Selama dua hari melakukan kunjungan ke sejumlah tokoh bangsa dan pondok pesantren di Jawa Tengah dan Jawa Timur, capres dari PDIP Joko Widodo alias Jokowi mengaku mendapatkan banyak pesan dan masukan dari para kiai. Apa saja masukan para itu?

Salah satu masukan kepada Jokowi adalah tentang kandidat calon wakil presiden (cawapres) yang akan diusung bersama Jokowi dalam Pilpres 9 Juli 2014 mendatang.

 “Setelah dua hari kunjungan NU, banyak pesan terkait cawapres. Ada yang berpesan, [cawapres] kuat dalam penengakan hukum dan HAM, tetapi tidak menyebut nama siapa,” ucapnya seusai melakukan pertemuan tertutup dengan Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jawa Tengah, KH Munip Muhammad Zuhri, di Pondok Pesantren Girikusumo, Minggu (4/5/2014).

Kiai Munip juga menyatakan dukungannya kepada Jokowi. “Kyai Munip mendukung Jokowi untuk bertanding dalam pemilihan umum presiden pada 9 Juli ,” ujar Ketua Dewan Perwakilan Pusat (DPP) PKB, Marwan Djaffar.

Menurut Marwan, dalam pertemuan tersebut  sudah saling membicarakan masalah kebangsaan, kehormatan dan kenegaraan. “Kiai Munip meminta tiga hal jika Jokowi jadi Presiden Republik Indonesia,” tuturnya.

 Pertama, Jokowi diminta tidak membuat perekonomian di Indonesia menjadi liberal dan mengutamakan kemakmuran rakyat. Kedua, pemerintah memperhatikan kesejahteraan tentara dan polisi. “Sebab, polisi dan tentara merupakan penyangga negara,” ujarnya. “Janda tentara dan polisi, veteran tentara dan polisi yang sudah berjuang di Papua maupun di Indonesia, harus diperhatikan betul kesejahteraannya. Jangan sampai terusir dari asrama.”

Selain itu, Kiai Munip meminta untuk utusan golongan TNI dan Polri diberikan tempat di Majelis Perwakilan Rakyat (MPR). “Utusan golongan TNI dan Polri taruh di MPR, tetapi jangan  seperti masa lalu, lebih demoktratis. Bapaknya TNI,  polri ibunya,” kata Marwan.

Pesan-pesan para kiai terkait cawapres tersebut akan diserahkan mekanisme kepada partai. Setelah itu, kandidat cawapres diberikan kepada mantan Wali Kota Solo tersebut untuk dipilih.

“Kiai sudah menyampaikan dan menyerahkan kepada saya. Saya  yang akan bekerja memperbaiki negara ini oleh karena itu harus ada kecocokan dan nuansa kebatinan yang sama. Pesan itu lah akan kita bawa dalam memutuskan cawapres minggu depan,” kata Jokowi. (sol/ind/pol)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close