IPW Sarankan Kapolri Pilih Kabareskrim Yang Dekat Dengan Ulama 

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Ketua Presidium IPW Neta S Pane mendorong Kapolri Jenderal Idham Azis, untuk mengutamakan faktor kedekatan dengan ulama sebagai salah satu pertimbangan utama saat memilih Kabareskrim baru nantinya.

Pane mengatakan, ada empat aspek yang perlu diperhatikan dalam memilih Kabareskrim baru. Yakni aspek senioritas, aspek dinamika internal, mempunyai pengalaman yang mumpuni di bidang reserse dan faktor kedekatan dengan ulama.

Baca Juga:

“Faktor kedekatan dengan ulama menjadi penting. Sebab, ulama masih dipandang sebagai panutan oleh masyarakat di negeri ini. Situasi ini tentunya bisa bersinergi dalam menjaga stabilitas Kamtibmas. Selain itu adanya isu radikalisme dan dampak ketegangan di era Pilpres 2019 bisa diminimalisasi,” katanya.

Dengan mempertimbangkan faktor kedekatan dengan ulama, lanjut Pane, setidaknya isu kriminalisasi terhadap ulama di sepanjang Pilpres 2019 bisa dinetralisir dan dituntaskan dengan pendekatan pendekatan kemitraan.

Selain itu, Kabareskrim yang baru harus bisa menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Apalagi, kasus tersebut menjadi atensi Presiden Jokowi. “Utang kasus Novel Baswedan merupakan utang peninggalan Kapolri Idham Azis. Saat kasus Novel mencuat, Kabareskrim dijabat Idham Azis,” tegasnya.

“Sehingga Polri maupun Kapolri yang baru tidak terus menerus tersandera kasus penyiraman air keras tersebut,” tambahnya.

Diketahui, saat ini ada empat jenderal bintang dua yang sangat berpotensial menjadi Kabareskrim. Keempatnya yaitu Kadiv Propam Irjen Sigit, Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Edi, Deputi Operasi Polri Irjen Sormin, dan Kapolda Sumut Irjen Agus.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *