INDOPOLITIKA.COM – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC)  sudah memperingatkan Israel, bahwa Iran akan menyerang situs-situs nuklir Israel dan mungkin akan menggunakan senjata nuklir jika negara itu menyerang fasilitas nuklir Iran.

Ancaman Iran ini disampaikan menyusul para pejabat Israel menjanjikan sebuah respon terhadap serangan-serangan Iran yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel minggu lalu, yang merupakan sebuah pembalasan atas dugaan penargetan konsulat Teheran di Suriah oleh militer Israel. 

“Fasilitas nuklir musuh Zionis telah diidentifikasi dan semua informasi yang diperlukan dari semua target telah kami miliki,” kata Brigadir Jenderal Ahmad Haghtalab dari IRGC, seperti dikutip situs web berita Tasnim.

“Jari-jari kami sudah siap untuk menembakkan rudal-rudal yang kuat untuk menghancurkan target-target yang telah ditentukan sebagai respon terhadap potensi serangan dari mereka,” kata komandan divisi IRGC yang ditugaskan untuk melindungi fasilitas-fasilitas nuklir Iran.

Haghtalab juga memberikan peringatan tingkat tertinggi dan paling langsung kepada Iran bahwa mereka mungkin akan meninggalkan kebijakannya untuk tidak membangun bom nuklir.

“Jika rezim Zionis palsu ingin menggunakan ancaman menyerang pusat nuklir negara kita sebagai alat, mempertimbangkan kembali doktrin dan kebijakan Republik Islam Iran, dan menyimpang dari pertimbangan yang telah dinyatakan sebelumnya adalah hal yang mungkin terjadi,” katanya.

Fasilitas nuklir utama Iran, terutama instalasi di Natanz di pusat kota Isfahan, telah menjadi sasaran beberapa serangan sabotase signifikan yang dituduhkan kepada Israel di tengah-tengah perang bayangan selama lebih dari satu dekade yang juga menyebabkan beberapa ilmuwan nuklir Iran dibunuh. Tetapi Israel tidak pernah secara langsung menyerang tanah Iran, apalagi fasilitas nuklirnya. [Red]

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com