Partai Politik

Irgan Chairul Mahfiz: Kader PPP Tetap Solid, Tidak Ada Perpecahan

Isu koalisi PPP dan Gerindra kian santer. Ketua Umum PPP Suryadharma Ali (SDA) dan Ketua Pembina Partai Demokrat Prabowo Subianto juga makin akrab. Hal itu ditandai dengan gelaran doa bersama di di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (4/4).

Namun keakraban ini dinilai banyak pihak bisa memecah kesoliditan di internal PPP. Seperti disampaikan Direktur Institute for Social Empowerment and Democracy (INSED) Musni Umar menilai kedekatan PPP ke Gerindra dinilai akan memberikan penafsiran yang negatif kepada PPP. Bahkan manuver SDA yang mendekat ke Gerindra sebagai langkah politik pribadi SDA. Perpecahan di internal PPP terbuka lebar.

Benarkah? Menurut Irgan Chairul Mahfiz keakraban kedua partai sebagai simbol silaturahmi. Irgan melihat hubungan dua partai yang makin akrab harus dilihat dalam perspektif membangun hubungan yang sehat. Karena itu kedekatan tak berpengaruh pada soliditas PPP.

“Internal PPP tetap solid, tak ada perpecahan, semua satu,” kata Irgan di Jakarta.

Irgan menegaskan peningkatan kualitas berdemokrasi dan komunikasi politik harus terus dibangun sehingga terbangun pola hubungan yang lebih cair.

Irgan menambahkan, semua tafsir publik atas kedekatan PPP dan Gerindra sah-sah saja. Namun Irgan menegaskan, apa yang dilakukan partainya untuk mengedukasi rakyat bahwa sesungguhnya politik tidak melulu saling berhadapan, saling meninggalkan, bermusuhan dan tidak berkompromi.

“Demokrasi justru bisa dibangun atas dasar kekeluargaan, persaudaraan, tali kasih dan saling takzim,” tandas Irgan. (Ip)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close