Isis Disinyalir Buka Koneksi Baru di Papua

  • Whatsapp
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo

INDOPOLITIKA- Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri mendeteksi adanya paham radikalisme ISIS di Papua. Bahkan organisasi itu diduga sudah mulai mengembangkan jaringannya sekitar satu tahun lalu di Bumi Cendrawasih.

“Cuma aktifnya lebih kurang satu tahun belakangan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (6/9).

Baca Juga:

Adanya keberadaaan kelompok teroris ISIS diketahui setelah Densus 88 menangkap pelaku yang berencana melakukan aksi teror di Polres Manokwari pada 2017 lalu. ‚ÄúSebelum dia melakukan aksinya, sudah ditangkap,” katanya.

ISIS yang berkembang di Papua, menurut dia, umumnya merupakan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Densus mensinyalir organisasi ISIS aktif merekrut calon-calon anggotanya di beberapa wilayah di Papua Barat dan Papua, di antaranya Manokwari, Fakfak, Merauke dan Wamena.

Dedi mengatakan, dari informasi intelijen, ISIS Papua melakukan teror dengan target anggota Polri. “(ISIS) masih melakukan rekrutmen, kemudian penguasaan wilayah dan akan terus melakukan amaliyah dengan sasaran anggota polisi,” tuntasnya.[asa]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *