Internasional

Israel Gempur Jalur Gaza usai Satu Prajurit Tewas Ditembak

Israel melancarkan serangan udara di Khan Yunis, Gaza selatan, 20 Juli 2018. (Foto: AFP/SAID KHATIB)

Gaza: Pasukan Israel melancarkan gelombang serangan mematikan di sepanjang Jalur Gaza, Jumat 20 Juli 2018, setelah salah satu prajuritnya tewas ditembak di perbatasan.

Prajurit tersebut merupakan warga Israel pertama yang tewas dalam bentrok berdarah antara militer Tel Aviv dengan warga Palestina di sepanjang perbatasan sejak beberapa pekan lalu.

"Seorang teroris menembak prajurit kami di Gaza selatan," ucap pernyataan militer Israel, seperti dikutip dari AFP.

Seorang juru bicara militer Israel mengonfirmasi kematian tersebut merupakan kali pertama dari kubu Israel dalam operasi di perbatasan sejak perang 2014.

Masih di hari yang sama, tiga militan kelompok Hamas tewas terkena serangkaian serangan udara Israel di Gaza. Israel menyebut serangan itu dibalas Hamas dengan beberapa peluncuran roket.

Ketegangan terbaru ini merupakan kelanjutan dari bentrokan berdarah di sepanjang perbatasan sejak Maret lalu yang menewaskan sedikitnya 149 warga Palestina.

Koresponden AFP melaporkan serangan udara Israel ke Gaza berlanjut hingga Jumat malam. Suara ledakan terjadi di beberapa bagian Gaza.

Hamas, yang menguasai Gaza dan sudah berhadapan dengan Israel sejak 2008, mengonfirmasi tiga anggotanya tewas dalam serangan udara.

Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman mengingatkan akan dilakukannya respons yang "lebih keras" terhadap setiap misil Hamas ke arah Israel.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close