Israel Makin Beringas, Ibu Hamil serta Putranya Berusia 5 Tahun Tewas Dalam Serangan Terbaru Zionis

  • Whatsapp
Serang an Udara Israel yang diarahkan ke Palestina makin tak terkendali pada Rabu (12/5/2021) malam waktu setempat.

INDOPOLITIKA.COM – Militer Israel terus membombardir Jalur Gaza, Palestina yang terkepung, Rabu (12/5/2021) pagi waktu setempat. Israel menargetkan beberapa daerah setelah roket ditembakkan dari daerah kantong tersebut. Ini adalah serangan udara paling intens di Gaza sejak pemboman tahun 2014.

Dalam serangan terbaru ini, seorang wanita Palestina yang diketahui sedang hamil empat bulan serta putranya yang berusia 5 tahun tewas dalam serangan udara Israel di rumah mereka di Tel al-Hawa, sebuah lingkungan di bagian selatan Gaza. Kematian wanita itu, yang diidentifikasi bernama Reem dan putranya, Zaid, dilaporkan di media sosial oleh saudara laki-lakinya, Ahmed Saad.

Berita Lainnya

Dilansir Aljazeera, Rabu (12/5/2021), Otoritas kesehatan di Gaza mengatakan setidaknya 36 warga Palestina, termasuk 10 anak-anak tewas dalam serangan udara Israel di Jalur itu sejak Senin malam.

Setelah Hamas meluncurkan roket dari wilayah pesisir menuju Israel. Sedikitnya 250 orang lainnya terluka. Lima orang dari kelompok Israel dilaporkan juga tewas.

Tembakan roket terjadi setelah Hamas, yang memerintah Gaza, mengeluarkan ultimatum yang menuntut Israel mundur dari pasukan keamanannya dari kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki setelah beberapa hari kekerasan terhadap Palestina.

Polisi Israel menyerbu kompleks tersebut pada hari Senin (10/5/2021). Tindakan itu merupakan hari ketiga berturut-turut, dimana Israel menembakkan peluru baja berlapis karet, granat kejut dan gas air mata ke arah jamaah Palestina di dalam masjid pada hari-hari terakhir bulan suci Ramadhan.

Lebih dari 700 warga Palestina turut terluka di Yerusalem dan di seluruh Tepi Barat yang diduduki dalam beberapa hari terakhir.

Israel menyerang kantor polisi di Gaza

Serangan udara Israel pada Rabu pagi, sejak operasi kekerasan dimulai pada Senin turut menghancurkan beberapa kantor polisi di Jalur Gaza. Safwat al Kahlout dari Al Jazeera, melaporkan dari Gaza, mengatakan bahwa markas besar polisi di wilayah Palestina juga “hancur total”.

Kahlout juga melaporkan bahwa korban tewas akibat serangan Israel telah meningkat menjadi 36, dengan 250 lainnya terluka. Al Jazeera juga menerima laporan bahwa rumah komandan senior Hamas juga terkena.

Pada Rabu malam, puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal setelah rumah mereka juga dihancurkan oleh serangan udara Israel, Kahlout melaporkan.

Sebuah posting media sosial oleh Omar El Qattaa menunjukkan saat serangan Israel mencapai beberapa sasaran di Gaza.

Tank Israel Bergerak Menuju ke perbatasan Gaza

Menurut posting media sosial dan laporan berita media setempat, pada pukul 02.00 waktu setempat, tentara Israel dilaporkan telah mengerahkan tanknya ke perbatasan selatan dengan wilayah Palestina di Gaza, menandakan fase baru dalam operasinya melawan Palestina.

Analis Israel dan Palestina juga telah mengkonfirmasi pada hari Rabu pergerakan tank di dekat perbatasan Israel.

Dov Waxman, seorang analis dari Universitas California, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa pasukan Israel telah memindahkan tank mereka di dekat perbatasan, tetapi masih belum jelas apakah mereka sedang mempersiapkan operasi yang berkepanjangan.

“Saya tidak berpikir bahwa pemerintah Israel ingin memulai serangan darat besar-besaran,” katanya. [ind]

 

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *